Hukum

Oknum Polwan Dilaporkan Bawa Masa Aniaya Warga di Dok 8 Jayapura

10
×

Oknum Polwan Dilaporkan Bawa Masa Aniaya Warga di Dok 8 Jayapura

Sebarkan artikel ini
IMG 20230630 WA0016
Korban Penganiayaan OJA Saat Mendapatkan Perawatan di Rumah Sakit (ist)

BeritaPapua.co, Jayapura — Seorang oknum Polwan berinisial EDE, dilaporkan membawa sekelompok masa menggunakan 2 kendaraan roda 4, menganiaya seorang warga berinisial OJA di dok 8 Jayapura, pada Kamis 30 Juni 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak perwakilan keluarga, Hendrik Nanimindei kepada awak media pada Kamis malam 29 Juni 2023 yang tak terima adiknya dianiaya secara brutal oleh sekelompok orang.

Hendrik menceritakan pada Rabu malam (28/6), sebelumnya Polwan melakukan pemukulan terhadap adik perempuan dan istri dari korban. Tak terima perlakuan pelaku, istri korban sempat melakukan perlawanan kepada oknum polisi wanita tersebut.

“Dia pukul Ade perempuan kena di muka, dia (korban) punya istri peleh, ikut kena pukul lagi namun dia balik memukul lagi,” ungkapnya.

Hendrik menjelaskan, masih tidak terima oknum Polwan tersebut kembali membawa sejumlah masa pada Kamis siang (29/6) melakukan penganiayaan lagi kepada seorang pria berinisial OJA.

Bahkan korban OJA ini dilaporkan saat menggunakan sepeda motor tiba-tiba dihadang sekelompok masa dan memborgol korban bersama kendaraan tersebut serta korban pun dianiaya sejumlah masa.

Tak hanya itu, dilaporkan juga korban kembali diborgol sebuah pagar milik warga dan terus dianiaya oleh sekelompok masa tersebut.

“Jadi dorang borgol dia (korban) lapis motor baru dorang pukul dia jadi tidak bisa lari. Kemudian pindah rumah yang ada pagar borgol ulang disitu lalu dorang pukul lagi,” ucap Hendrik.

Hendrik juga menyebut, dalam aksi pengeroyokan tersebut juga ikut direkam oleh salah seorang dari masa tersebut.

“Ada yang pukul, ada juga yang merekam,” ungkapnya.

Hendrik yang juga berprofesi sebagai pengacara, berharap proses hukum terhadap oknum polwan maupun 14 orang harus tetap berjalan dan dirinya juga menyampaikan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami berharap para penegak hukum polisi di Polsek dok 8 ini terapkan pasal penganiayaan. Para pelaku Penganiaya di kenakan pasal 170 ayat 1 KUHP, karena mereka lebih dari 1 orang. Kita berharap supaya proses hukum tetap berjalan. Kemudian si polwan ini, kita berharap supaya di proses kode etik sesuai dengan peraturan Kapolri,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua, Ramdani Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan bahwa oknum Polwan tersebut telah ditahan di Mapolda Papua dan sementara didalam oleh pihak Propam.

“Sudah diamankan di Polda ya. Propam sedang mendalami kasus tersebut,” ujar Wakapolda melalui chat WhatsApp, Jumat pagi (30/6).

Dikabarkan juga sekelompok masa tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian sektor Jayapura sebanyak 14 orang dan Korban OJA dilaporkan mengalami banyak luka memar dari wajah hingga sekujur tubuh.

Oknum Polwan EDE diketahui bertempat tugas di bertempat tugas di Polres Keerom.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *