Info Jayapura

Warga Dok VII Jayapura Keluhkan Soal Peredaran Ganja

0
×

Warga Dok VII Jayapura Keluhkan Soal Peredaran Ganja

Sebarkan artikel ini
IMG 20230224 WA0055
Dokumentasi Humas Polresta Jayapura kota

BeritaPapua.co, Jayapura — Warga Dok VII Kompleks Perikanan Kelurahan Mandala, distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura mengeluh soal peredaran narkoba jenis ganja yang marak terjadi.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Jayapura Utara, Kompol Jahja Rumra saat menggelar para-para Numbay bersama warga, Jumat (24/02) Pagi.

Kegiatan tersebut kata Kapolsek, sebagai wadah untuk menampung aspirasi, saran masukan serta keluhan dari warga sekalian.

“Kegiatan ini juga sekalian menjalin silaturahmi pihak kepolisian dengan masyarakat, silahkan bagi bapak / ibu yang ingin menyampaikan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan ini dapat disampaikan langsung,” ujar Kapolsek.

Salah IRT warga Dok VII, Elisabet Ayomi memaparkan sejumlah keluhan terkait masalah Narkoba yang pernah terjadi, sampai saat ini kami warga berusaha agar tidak terjadi lagi kasus Narkoba.

“Kami selalu berusaha untuk menyelesaikan terlebih dahulu agar tidak sampai di pihak Kepolisian, hal itu yang sering kami lakukan di lingkungan kami,” ucapnya.

Warga juga mengeluhkan terkait berita hoax yang terjadi belakangan ini, hal tersebut sangat meresahkan kami.

Menanggapi keluhan warga, Kapolsek menyampaikan, kebanyakan orang yang sudah kecanduan dengan narkoba jenis ganja mereka tidak akan segan untuk melakukan kejahatan untuk mencari uang agar dapat membeli narkoba jenis ganja.

“Saya himbau kepada warga sekalian agar dapat membedakan bau asap ganja dan rokok biasa, kalau memang ada anak di lingkungan Dok VII yang menggunakan narkoba jenis ganja bisa langsung melaporkan ke Polsek Jayapura Utara atau atau ke Call Center kami ataupun dapat langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Mandala,” imbuh Kapolsek.

“Terkait berita hoax yang beredar belakangan ini, apabila ada hal-hal mengenai konten atau berita maupun isu di media sosial yang berbau hoax, provokatif ataupun rasis kita harus mencermati terlebih dahulu dengan baik sebelum kita teruskan informasi tersebut yang aslinya adalah Hoax/ tidak benar,” tutur Kapolsek.

(RT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *