Berita Papua, Jayapura — Kenius Kogoya terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Hotel Suni Abepura, Jayapura, Jumat (7/11/2025).
Pemilihan secara aklamasi dalam forum tertinggi partai di tingkat provinsi ini menandai besarnya kepercayaan kader Hanura Papua terhadap kepemimpinan Kenius untuk periode kedua.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, menegaskan bahwa keputusan mengusung putra asli Papua sebagai ketua DPD merupakan kebijakan strategis partai yang menyerahkan keputusan kepada daerah.
“Partai Hanura menyerahkan kepada daerah, DPD dan DPC, untuk bermusyawarah siapa yang bisa mewakili Papua. Itu harus orang asli Papua untuk dijalankan oleh Partai Hanura,” tegas Benny.
Ia menjelaskan alasan mendasar mengapa Hanura mengusung putra asli Papua untuk memimpin partai di tingkat provinsi.
“Kenapa harus orang asli Papua? Karena merekalah yang lahir di tanah ini, karena mereka yang tumbuh besar di tanah ini, karena mereka yang menghirup udara dan makan makanan serta tumbuh-tumbuhan yang hidup di daerah ini,” ujar Benny.
Sekjen DPP Hanura ini menekankan bahwa putra asli Papua memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi riil masyarakat Papua.
“Merekalah yang paling tahu keringat dan darah, air mata rakyat Papua, penderitaan Papua. Merekalah yang pasti tahu bagaimana menyelesaikan masalah-masalah tersebut, kemudian mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak dan melakukan pembelaan kepada rakyat dan tanah Papua,” tegasnya.
Sementara itu, Kenius berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan daerah sebagaimana tercermin dalam slogan partai “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”.
“Slogan Partai Hanura ‘Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera’ itu sudah menjadi slogan dari Partai Hanura. Ketua Umum kita lebih cenderung bicara kepentingan daerah, dan ini yang harus kita dorong. Hanura akan mendorong untuk bagaimana melihat kepentingan masyarakat,” ujar Kenius.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPD Hanura Papua lima tahun ke depan.
“Saya berterima kasih karena diberikan mandat kembali untuk memimpin lima tahun ke depan. Mandat Hanura itu bagian dari sebuah kepercayaan yang diberikan sebagai pengurus partai. Bekerja politik, kami harus siap dalam membantu tugas itu,” katanya.
Kenius menegaskan bahwa Partai Hanura menjadi wadah bagi siapa saja yang ingin menjadi pemimpin di Papua, baik sebagai anggota legislatif maupun kepala daerah.
“Untuk menghimpun setiap orang yang ingin menjadi pemimpin di daerah, baik sebagai anggota DPR ataupun kepala daerah, bupati, gubernur, sarananya adalah partai politik. Oleh karena itu, Hanura menjadi wadah di mana menghimpun semua orang yang hendak menjadi pemimpin di masa depan. Ini honainya, ini rumahnya,” jelas Kenius.
Ia mengajak siapa saja yang memiliki visi sama untuk memperjuangkan nasib daerah agar bergabung dengan Hanura.
“Silakan yang mau datang bergabung dengan visi yang sama untuk bagaimana memperjuangkan nasib daerah, yang daerah berdaya dan mensejahterakan Indonesia, itu mulai dari sini,” ajaknya.
Kenius menekankan bahwa DPD Hanura Papua sangat terbuka menerima kader-kader baru yang memiliki komitmen terhadap pembangunan Papua.
“Jadi kami siap sebanyak-banyaknya untuk bergabung ke Hanura. Kami sangat terbuka untuk menerima,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











