BeritaPapua.co, Serui — Guna menciptakan kondisi keselamatan Cartens tertib berlalu-lintas jelang hari raya Idul Fitri 1443 Syawal. Kepolisian Resor Kepulauan Yapen lakukan Apel Gelar Pasukan dalam rangka operasi keselamatan Cartens tahun 2022 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak digelarnya apel ini per tanggal 01 – 14 Maret 2022,
Upacara Apel Gelar Pasukan Cartens tahun 2022 ini ditandai dengan penyematan pita kepada anggota satuan tugas ,oleh Kapolres Yapen AKBP Ferdyan Fahmi yang juga bertindak selaku Inspektur Upacara.
Turut hadir Wakapolres Yapen Kompol Hardi beserta para Kasat dan Pati maupun Pamen serta sejumlah anggota Lantas dan para bintara remaja di Mapolres Kepulauan Yapen, selasa siang 01 Maret 2022.
Dalam sambutan Kapolda Papua, Irjend Pol Matius Fakiri yang dibacakan Kapolres Yapen AKBP Ferdyan Fahmi menyampaikan kepada peserta apel gelar pasukan Cartens lalu-lintas ini berlangsung ditengah pandemi Covid 19 selama 14 hari terhitung sejak digelar apel ini hingga 14 maret mendatang tujuannya ingin mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya agar kegiatan tersebut dapat berjalan secara optimal dan berhasil sesuai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Perlu diketahui bahwa operasi keselamatan pada data jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2020 terhitung 6 – 19 April sebanyak 106 kasus dan dipertengahan tahun 2021 dari tanggal 12 – 25 April sebanyak 245 kasus ini berarti ada kenaikan trend sekitar 131 % sedangkan teguran lalu lintas tahun 2020 terdapat 2.855 teguran dan di tahun 2021 juga terdapat 2.650 ini berarti mengalami penurunan trend 7.1% , untuk jumlah kecelakaan tahun 2020 sebanyak 13 kasus dan tahun 2021 juga 27 kasus ini naik sekitar 51.8% bahkan jumlah korban meninggal di tahun 2020(5 jiwa) dan tahun 2021(1 jiwa) turun trend 80% korban luka – luka berat tahun 2020(7 orang) dan tahun 2021 (21 orang) naik trend 200%, korban luka ringan tahun 2020(14 orang) dan tahun 2021(31 orang) naik 121.4%, kerugian material tahun 2020 sebanyak 110.000.000 dan tahun 2021 sebanyak 152.100.000 berarti naik sekitar 38.27 %.
Menurutnya dalam mengatasi persoalan di lalu lintas ini tidak bisa didiamkan begitu saja melainkan hal ini wajib dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan kondisi keselamatan tertib cartens berlalu-lintas yang aman dan kondusif serta menekan penurunan angka covid19 perlu adanya kerjasama dan koordinasi berbagai pihak serta peran masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut.
Lanjutnya, selain itu tujuan dari operasi keselamatan Cartens ini adalah untuk meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu-lintas serta turunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu-lintas dan penyebaran covid 19, hal ini sesuai berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 tetang lalu-lintas dan angkutan jalan terdiri dari 4 hal yang sangat kompleks dimana perlu dukungan dan partisipasi masyarakat sehingga hal ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Diharapkan, pelaksanaan operasi keselamatan cartens tahun ini, dapat mendorong tercapainya sasaran operasi yang meliputi segala bentuk potensi gangguan dan ambang gangguan serta gangguan nyata sebelum saat pasca operasi keselamatan cartens yang menghambat dan mengganggu Kamseltibcarlantas serta penyebaran covid 19. Sehingga hal ini mampu memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan menciptakan Kamseltibcarlantas jelang pelaksanaan Idul Fitri 1443 Syawal tahun 2022.
(AG)











