Kabupaten Jayapura

3 Kantor Ludes Terbakar, Warga Diminta Tak Berspekulasi Terkait Penyebab Kebakaran

1
×

3 Kantor Ludes Terbakar, Warga Diminta Tak Berspekulasi Terkait Penyebab Kebakaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20230817 WA0180
Nampak si jago merah sedang melahap tiga kantor pemerintahan di Kompleks Perkantoran Gunung Merah di Kabupaten Jayapura

BeritaPapua.co, Sentani — Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen meminta semua pihak untuk tetap tenang pasca kebakaran yang melanda tiga kantor pemerintahan yang terdapat dalam satu gedung di Kompleks Perkantoran Gunung Merah Sentani, Kamis (17/08)

Saat ini pihaknya tengah menunggu, tim dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

“Ya, tadi saya dari (lokasi kebakaran) sana. Tinggal tunggu dari Labfor untuk melaksanakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), guna mengetahui penyebab kebakaran,” tutur Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, kepada wartawan media online ini, Kamis, 17 Agustus 2023 siang.

“Jadi, belum di tau penyebabnya. Masih lidik dan tunggu proses dari Labfor. Kemudian untuk pemadamannya itu, setelah kejadian itu kan langsung di padam. Pertama di respon oleh teman-teman piket yang hadir dengan satu unit water cannon, terus di dukung lagi dengan pihak Damkar,” ujarnya menambahkan.

Kata dia, kalau di lihat dari lokasi kebakaran itu ada tiga atau empat kantor, yang berada dalam satu bangunan gedung. “Jadi itukan, diperkirakan itu berawal dari bangunan kantor paling ujung dekat radio. Sebenarnya itukan (kantor) KPU berimbas dari bangunan yang paling ujung itu. Jadi bukan di kantor KPU nya, tapi dari bangunan lainnya. Di lokasi itukan hanya satu bangunan gedung yang dibagi-bagi (sekat) menjadi beberapa ruang kantor,” bebernya.

Dia meminta kepada seluruh pihak agar tidak berspekulasi atau mengait-ngaitkan kejadian tersebut dengan hal-hal lainnya.

“Kita sebenarnya kan juga (prihatin) dengan peristiwa ini. Tapi, kalau untuk antisipasi, kita selain juga mengoptimalkan pengamanan di perkantoran di gunung merah, juga ada teman-teman dari yang berpakaian preman memonitoring di kantor KPU, selain itu juga ada patroli kan itu optimalnya. Jadi, memang sudah ada upaya antisipasi. Untuk itu, kita mohon untuk semua tetap optimis saja terkait dengan peristiwa atau musibah ini,” ujarnya.

“Oh, tidak boleh ada seperti (kait-kaitkan) itu. Masih kita tunggu penyebab kebakarannya apa, karena yang mempunyai untuk melihat dan mengetahui penyebab kebakaran itu hanya tim Labfor. Kita belum bisa sampai kesitu, karena nanti akan dilihat titik api dari mana, sumber api dari mana. Dengan alat-alat dengan cairan kimia yang ada di Labfor. Apalagi kita belum tau penyebabnya dan motifnya juga. Peristiwa ini terjadi tepat tanggal 17 Agustus, kita mau persiapan untuk pelaksanaan upacara,” tambah Kapolres Fredrickus Maclarimboen.

Untuk saat ini, pihak Labfor Polda Papua dan Polres Jayapura telah melakukan olah TKP sementara dan mengamankan TKP. Sejauh ini pun pihak Polres Jayapura juga telah memasang police line (garis polisi) di lokasi kebakaran.

Sebelumnya, Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen membenarkan terdapat 3 kantor dalam satu gedung yang terbakar. Pihaknya belum mengetahui titik api berasal.

“Kami berharap ada evaluasi pemerintah terkait sistem pengamanan di kantor bupati. Walaupun di depan ada penjagaan, namun belum maksimal. Hal ini perlu dievaluasi kembali,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi sistem pencegahan kebakaran untuk setiap perkantoran yang ada.

“Jadi, bangunan gedung ini memang salah satu bangunan lama dan kami masih menunggu tim Labfor dalam melakukan investigasi terkait peristiwa kebakaran ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Yan Rumere menjelaskan, peristiwa atau musibah kebakaran hari ini merupakan peristiwa kedua setelah pekan lalu gedung tersebut juga hampir terbakar akibat korsleting listrik.

“Beruntung api tak membesar. Pegawai yang masih berada di kantor melihat ada api yang menyala dan langsung bisa dipadamkan. Namun hari ini terjadi lagi kebakaran dan kami belum mengetahui penyebabnya,” jelas Yan Rumere.

Seperti di ketahui, Kamis, 17 Agustus 2023 sekitar pukul 06.00 wit pagi, tiga kantor pemerintahan yang terdapat dalam satu gedung di Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, ludes di lalap si jago merah.
Untuk proses pemadamannya berlangsung sekitar dua jam dengan bantuan water cannon dan Damkar.

(Yanpiet Festus Tungkoye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *