Kabupaten Jayapura

Bakti Kominfo Kerjasama Dengan Pemkab Jayapura Gelar Pelatihan Literasi Digital

2
×

Bakti Kominfo Kerjasama Dengan Pemkab Jayapura Gelar Pelatihan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2023 10 31 at 20.28.00
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Delila Giay di dampingi Staf Divisi Layanan TIK Layanan Untuk Masyarakat Bakti Kominfo, Reza Faturahman dan Kadiskoimfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon bersama para kepala-kepala Distrik menabuh tifa tanda dibukanya pelatihan literasi digital, di Aula Lantai II Kantor Bupati

BeritaPapua.co, Sentani — Badan Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan literasi digilat bagi masyarakat.

Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo melalui Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Delila Giay dalam sambutnnya mengatakan, pelatihan literasi digital yang dilakukan saat ini adalah penting, karena perkembangan saat ini menjadikan digitalisasi sebagai salah satu kebutuhan.

Dikatakan, semua komponen masyarakat saat ini mulai mengenal dan bahkan sering menggunakan media digitalisasi sebagai sarana dalam menunjang sebagian besar aktivitasnya, baik di rumah, di kantor, di ruang publik, dan dimana saja berada sepanjang ada akses internet.

“Kami berharap bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat di berikan pengertian, pemahaman, tentang bagaimana caranya masyarakat mengelola informasi-informasi yang di dapatkan saat menggunakan internet dari handphone tetapi juga dari fasilitas lainnya.

Asisten II menjelaskan, masyarakat dapat memilah-milah informasi yang benar, dan mana informasi yang bersifat menghasut atau hoax. Jadi, pemerintah berharap bahwa masyarakt Kabupaten Jayapura kedepan bisa melek digital dan punya lebih banyak pemahaman temtang bagaimana mengelola informasi melalui media digital..

Ditempat yang sama, Staf Divisi Layanan TIK Layanan Untuk Masyarakat Bakti Kominfo, Reza Faturahman menjelaskan, pihaknya melakukan pelatihan literasi digital bertujuan untuk supaya masyarakat dapat memahami 4 pilar literasi digital. Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Jayapura menjadi lebih bijak dalam menggunakan media sosial, internet, dan tidak muda termakan informasi hoaks.

“Memahami 4 pilar literasi digital yang menjadi dasar edukasi literasi digital bagi masyarakat. Kedua membagikan pengetahuan yang di perlukan oleh local champions sebagai kader perubahan serta diseminasi pengetahun digital,” ujarnya

Reza menambahkan, hal ini juga sejalan dengan visi Bakti Kominfo yakni, menjembatani kesenjangan digital untuk masa depan Indonesia yang lebih baik dengan memberikan layanan kewajiban pelayana universal yang berkualitas dan tepat sasaran dalam rangkah mengatasi kesenjangan digital di Indonesia.

“Untuk itu kami harapkan para peserta pelatihan literasi digital di Kabupaten Jayapura dapat mengikuti dengan kesungguhan sehingga mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang diberikan oleh para narasumber-narasumber kami,” harapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST, M.Sos menjelaskan, pelatihan literasi digital tersebut akan berlangsung selama 3 hari, terhitung dari hari ini, Selasa (31/10) – Kamis (02/11) dengan pembagian, Wilayah Pembangunan (WP) I dan II di pusatkan di Aula Lantai II Kantor Bupati dengan peserta berjumlah 200 orang.

“Hari kedua besok, pelatihan literasi digital akan di lakukan di Wilayah Pembangunan III yang akan di pusatkan di Distrin Nimboran dengan peserta sebanyak 200 orang. Terakhir hari ketiga akan dilakukan pelatihan literasi digital bagi masyarakat di Wilayah Pembangunan IV di pusatkan di Distrik Yapsi dengan peserta sebanyak 200 orang. Sehingga total ada 600 orang,” sebutnya.

Dirinya menuturkan, pelatihan literasi digital ini dilakukan atas kerjasama pihaknya bersama Bakti Koiminfo dengan target peserta pelatihan di tahun ini sebanyak  900 orang. Jumlah tersebut di peroleh dari 600 orang peserta pelatihan berasal dari masyarakat, sedangkan 300 orang peserta berasal dari pemerintah.

(Yan Piet Festus Tungkoye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *