Politik

Ketua KPU Papua Sebut KPPS Ujung Tombaknya Keberhasilan PSU Pilkada Papua

0
×

Ketua KPU Papua Sebut KPPS Ujung Tombaknya Keberhasilan PSU Pilkada Papua

Sebarkan artikel ini
Tampak foto bersama Komisioner KPU Papua bersama tokoh masyarakat, agama, perempuan, dan penyandang disabilitas usai dalam gelaran sosialisasi Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua 2024.

Berita Papua, Jayapura — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua menggelar sosialisasi Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua 2024 kepada tokoh masyarakat, agama, perempuan, dan penyandang disabilitas pada Kamis (10/7/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan pelaksanaan PSU pada 6 Agustus 2025.

Ketua KPU Papua, Diana Simbiak, menjelaskan bahwa sosialisasi ditujukan agar para tokoh dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat di kelompok-kelompok mereka masing-masing.

“Pasca putusan MK dan tahapan PSU yang nantinya akan terlaksana di tanggal 6 Agustus 2025 ini, mereka ketika masuk di kelompok-kelompok mereka bisa menyampaikan informasi kepada warga masyarakat yang ada di Provinsi Papua,” ujar Diana.

KPU Papua juga mempersiapkan bimbingan teknis secara hierarki mulai dari tingkat Panitia Pemilihan Daerah (PPD) hingga Panitia Pemilihan Suara (PPS). Diana menekankan bahwa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjadi ujung tombak keberhasilan PSU.

“Ujung tombaknya kan KPPS, kita harapkan keberhasilan dari PSU di tanggal 6 Agustus itu merupakan keberhasilan kita semua. Maka penting sekali kita akan memberikan bimbingan teknis bagaimana mekanisme dalam saat pemungutan suara di setiap TPS,” jelasnya.

Diana juga menjelaskan, sebelumnya, ketika pimpinan KPU RI berkunjung ke Papua, telah diberikan bimbingan teknis kepada KPU di 9 kabupaten/kota.

“Secara hierarki, mereka akan memberikan bimbingan teknis kepada PPD, PPS, dan KPPS yang akan dilantik pada 13-15 Juli 2025,” ungkapnya.

Tim dari KPU RI akan hadir di Papua minggu ini untuk memberikan pelatihan mekanisme teknis sistem rekapitulasi (sirekap). Sistem ini memungkinkan hasil rekapitulasi di tingkat TPS difoto dan dipublikasikan oleh Kominfo setelah perhitungan selesai.

“Jadi masyarakat di Papua akan ikuti hasil di setiap TPS. KPU RI sudah akan mendatangkan timnya nanti di KPU provinsi tetapi juga akan tersebar di 9 kabupaten kota,” kata Diana.

Untuk mendukung transparansi dan akses informasi, KPU Papua akan mengirim surat kepada Kominfo terkait data titik-titik koordinat jaringan Starlink. Hal ini bertujuan memastikan konektivitas internet saat proses rekapitulasi dan publikasi hasil.

Diana berharap pada 6 Agustus mendatang, ketika masyarakat datang menyalurkan hak pilih, proses penghitungan dan rekapitulasi dapat berjalan lancar serta hasil dapat segera dipublikasikan kepada publik.

Berdasarkan data KPU Papua, PSU akan dilaksanakan di 2.023 TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 750.959 pemilih. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan dari data sebelumnya.

(Renaldo Tulak)