Berita Papua, Jayapura — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar dialog dan diskusi persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang berlangsung di ruang rapat KPU Papua, Jalan Holtekam, Kota Jayapura, Rabu (2/7/25).
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menyatakan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan PSU yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025.
“Kami ke sini untuk melakukan supervisi dan memastikan semua tahapan persiapan PSU berjalan lancar, termasuk mengecek kesiapan logistik,” ujar Afifuddin.
Ia menjelaskan bahwa tim telah memeriksa gudang logistik di Kota Jayapura dan sejumlah lokasi lain. KPU juga berkoordinasi dengan Forkopimda setempat guna mendukung penyelenggaraan PSU.
“Kami menyadari pentingnya kolaborasi dengan semua pihak, termasuk TNI-Polri dan tokoh agama, untuk menyukseskan PSU ini,” tegasnya.
Afifuddin berharap PSU kali ini menjadi yang terakhir, sehingga rakyat Papua dapat memiliki pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat.
Namun Ia juga memastikan bahwa KPU siap menggelar PSU sesuai jadwal.
“Intinya kami menyakini PSU di Papua siap digelar di 6 Agustus nanti,” pungkasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Ramses Limbong, menekankan pentingnya netralitas aparat dalam penyelenggaraan PSU.
“Jika semua pihak, termasuk TNI-Polri dan ASN, menjalankan tugas dengan netral, saya yakin PSU akan berjalan aman dan lancar,” kata Limbong.
Ia berharap pasangan calon terpilih nantinya dapat memimpin Papua dengan baik 5 tahun ke depan.
“Siapapun diantara pasangan calon yang dipilih oleh rakyat bisa menjadi pemimpin provinsi Papua 5 tahun,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











