Papua Tengah

Thobias Bagubau Angkat Bicara Soal Rendahnya Penyerapan Anggaran Papua Tengah

166
×

Thobias Bagubau Angkat Bicara Soal Rendahnya Penyerapan Anggaran Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Thobias Bagubau, S.IP.

Berita Papua, Jayapura — Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Thobias Bagubau, menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menilai penyerapan anggaran pemerintah provinsi Papua Tengah hanya mencapai 48 persen.

Bagubau menjelaskan bahwa rendahnya penyerapan anggaran tersebut disebabkan oleh rencana Gubernur Papua Tengah untuk melakukan perombakan jajaran kepala dinas di provinsi tersebut.

“Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah adalah 2 tokoh yang memiliki kapasitas dan pengalaman dalam pemerintahan. Ini adalah gubernur definitif, sehingga segala kebijakan yang diambil sudah dipertimbangkan secara baik dan bijaksana,” ujar Bagubau kepada Beritapapua.co, Jumat (4/7/2025).

Lebih lanjut, anggota DPR fraksi Hanura itu menyebut bahwa rolling pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Papua Tengah dilakukan sudah sesuai dengan kapasitas dan profesionalisme mereka.

Bagubau mengidentifikasi ada 2 masalah utama yang menjadi penyebab rendahnya penyerapan anggaran:

Pertama, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI pada Januari 2025, Mendagri memberikan petunjuk kepada gubernur terpilih untuk tetap melaksanakan program yang ditetapkan oleh pejabat gubernur sebelumnya yang juga merupakan bagian dari pemerintah pusat.

“Ini karena ada Peraturan Menteri (Permen) dan Peraturan Gubernur (Pergub) yang dibuat oleh Pj. Gubernur, sehingga penyerapan anggaran tidak berjalan sesuai kebutuhan pemerintah, OPD, DPR, dan kondisi daerah di Papua Tengah,” paparnya.

Bagubau menekankan perlunya peraturan Gubernur yang dikeluarkan oleh gubernur definitif terkait hal-hal teknis yang berhubungan dengan penggunaan anggaran di Papua Tengah.

Kedua, penempatan sumber daya pegawai pada OPD di lingkungan Pemerintah Papua Tengah menjadi kewenangan Gubernur yang disesuaikan dengan keahlian dan profesionalisme mereka.

Anggota DPR Papua Tengah ini mengakui bahwa kondisi saat ini kurang baik, bukan hanya di Papua Tengah tetapi di semua provinsi pemekaran di Tanah Papua, dimana penyerapan anggaran belum berjalan secara maksimal.

“Oleh karena itu, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah harus bekerja keras dan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk membangun Papua Tengah,” tegasnya.

Meski masa jabatan defenitif belum sampai setengah tahun, Bagubau mengajak semua pihak, khususnya masyarakat Provinsi Papua Tengah, untuk memberikan kesempatan, dukungan, dan kepercayaan kepada ke-2 Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.

“Untuk pimpinan OPD dan pegawai di Provinsi Papua Tengah, tunjukanlah dedikasi kalian, buktikan bahwa kalian layak dan mampu untuk mengemban amanah sebagai pimpinan OPD dan pegawai di Provinsi Papua Tengah,” pungkas Bagubau.

(Renaldo Tulak)