BeritaPapua.co, Serui — Usai melakukan serah terima jabatan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen dari Pelaksana harian Erny Renny Tania yang juga selaku sekretaris Daerah, Pj Bupati Cyfrianus Mambay mengaku akan fokus dibeberapa tugas penting dalam pelaksanaan tugasnya kedepan ini.
Beberapa fokus tugas tersebut diantaranya adalah penyelesaian evaluasi terhadap APBD Perubahan tahun 2022 yang saat ini belum dilakukan evaluasi ketingkat provinsi padahal interval waktu tersisa hanya 2 bulan kedepan.
“Fokus kita di satu atau dua hari ini adalah menyelesaikan APBD Perubahan , Didalam APBD Perubahan ini kita juga akan melihat terkait program-program ,Kita lihat dulu berapa penerimaan ril yang ada di APBD Perubahan sehingga kita bisa mengatur ada kegiatan-kegiatan yang tidak bisa kita lakukan ditinggal waktu terlalu singkat ini karena akan membahayakan kita saat penutupan tahun anggaran,” jelas PJ Cyfrianus Mambay.
Oleh karena itu pihaknya akan bersikap realistis terkait program pembangunan apa yang bisa dilaksanakan dalam waktu tersisa 2 bulan ini sebelum penutupan anggaran.
Lanjut Mambay, Dirinya juga akan melakukan rapat koordinasi dengan para pimpinan OPD untuk bagaimana membangun sinergitas dalam pembangunan kelancaran tugas-tugas pemerintahan daerah.
Selain itu Pj Cyfrianus Mambay mengatakan akan melakukan kunjungan kerja ditingkat distrik-distrik untuk memastikan bahwa dana-dana desa itu sudah benar terdistribusi ke masyarakat.
Dikatakan hal itu perlu dilakukan karena saat ini dunia tengah mengalami inflasi sehingga agar bantuan-bantuan dana dari program pemerintah pusat dapat dipastikan benar-benar tiba dimasyarakat yang memang memerlukan dan membutuhkan.
“Jangan sampai terjadi praktek-praktek yang tidak benar sehingga dana-dana desa terutama BLT itu tidak sampai ke masyarakat dan ini adalah tugas kepala distrik untuk pengawasan , Bila perlu saya akan meminta untuk desa-desa yang kelihatannya sama sekali tidak ada pembangunan kita lakukan audit untuk membenahi ini,” ujarnya,Senin (24/10/2022) .
Menurutnya saat ini pemerintah pusat menaruh perhatian kepada pemerintah di Provinsi Papua dengan mengucurkan dana-dana untuk membangun masyarakat di Papua khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen agar lebih maju dapat bersaing dengan daerah-daerah lain.
Fokus kerja selanjutnya kata Mambay adalah terkait e KTP , karena e-KTP begitu penting pada pemilu 2024 mendatang seiring kemungkinan adanya regulasi pada pemilu serentak nanti mereka yang dapat memilih adalah warga yang memiliki e-KTP.
“Nantinya bagaimana DPT yang ada di Yapen ini mereka bisa ikut berpartisipasi dalam pemilihan umum legislatif atau Presiden pada 2024 dan Pilkada, Mereka bisa ikut walaupun jumlah DPT nya banyak tetapi kalau 50 atau 70 persen yang memiliki e-KTP tentunya ini akan menjadi kendala bagi kita,” imbuhnya.
Oleh karenanya guna mendorong percepatan perekaman e-KTP ini, Dirinya akan berdiskusi dengan Dukcapil bagaimana untuk merampungkan perekaman e-KTP bagi seluruh masyarakat kabupaten kepulauan Yapen.
Mambay mengungkapkan pada kunjungan kerjanya di 16 distrik di kabupaten kepulauan Yapen nanti akan mengajak pihak Dukcapil ikut turun untuk memastikan berapa jumlah warga di setiap kampung atau distrik yang telah memiliki e KTP.
“Ini memang tidak bisa kita hanya menunggu dibelakang meja tetapi kita memang harus turun kelapangan supaya bisa langsung melihat apa yang terjadi dilapangan apabila ada kekurangan-kekurangan agar segera kita benahi,” Pungkas Mambay.
(AG)











