BeritaPapua.co, Serui — Dalam rangka menyambut event Sail Teluk Cenderawasih (STC) tahun 2023 pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus berbenah diri melakukan berbagai persiapan guna mempromosikan produk unggulan daerah.
Untuk itu Plh Sekda Asisten l, Edi Noca Mudumi sekaligus mewakili PJ Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Cyfrianus Mambay terus gelar pertemuan lintas sektor untuk mempersiapkan segala hal yang berhubungan langsung dengan STC tersebut turut didampingi Asisten lll Sekda, Plt kepala Dinas Perindag dan Staf Khusus PJ Bupati Benyamin Wayangkau diruang Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (9/3/2023).
Edi mengemukakan Sail Teluk Cenderawasih yang waktunya semakin dekat maka dipandang perlu untuk pihaknya mengundang dinas dinas teknis yang terlibat langsung STC, apalagi kegiatan ini akan melibatkan berapa kabupaten di Teluk Cenderawasih diantaranya Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Waropen, Sarmi dan Kabupeten Kepulauan Yapen sendiri.
Disebutkan Edi Mudumi untuk STC ini Kabupaten Kepulauan Yapen akan menampilkan tiga produk unggulan utama diantaranya.
“Pertama, adalah kopi Ambaidiru yang target ekspornya akan dilaksanakan pada bulan November 2023 ini dengan target 5 Ton, Kedua, yaitu produk Ikan Baramudi disiapkan ekspornya sebanyak 20 Ton dan Ketiga, Budi daya Rumput laut sebanyak 20 Ton,” ungkap Edi Mudumi.
Menurut Edi berkaitan dengan ekspor nanti yang puncak kegiatannya akan dilaksanakan pada bulan November 2023 di kabupaten Biak sehingga dipandang perlu memanggil dinas-dinas teknis untuk menyampaikan progres kesiapan mereka sampai sejauh mana,Terutama dinas pertanian terkait produksi Kopi Ambaidiru, Dinas Perikanan berkaitan dengan rumput laut dan ikan Baramudi dan juga dinas lainya yang ikut terlibat dalam menyukseskan STC ini seperti Dinas Perindag dengan industri mikro kecilnya, Kelompok- kelompok kerajinan, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.
“Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga ditugaskan untuk menampilkan beberapa spot wisata melalui festival budaya Saireri juga spot wisata dibawa laut atau daifing di kepulauan Ambai, pulau Mandena dan juga kita punya potensi wisata alam burung Cenderawasih di barawai dan Poom, ini bagian dari rangkaian kegiatan yang tak dapat dipisahkan dari dari Sail Teluk Cenderawasih,” Ujarnya.
Dikatakan sesuai jadwal nasional yang di sampaikan kepada pihaknya khusus dibulan Maret ini sekitar tanggal 28 – 29 – 30 akan diadakan kegiatan war show di isi oleh kegiatan budidaya rumput laut, Baramundi dan Kopi Ambaidiru yang di dukung oleh promosi pariwisata kemudian promosi produk UMKM dan industri kecil dan menengah (IKM)
Edi Mudumi menambahkan bahwa digelarnya rapat kali ini guna melihat sejauh mana progres dari masing-masing OPD terkait tersebut sedangkan dari presentasi progres terlihat dinas Perindag sudah siap karena telah lakukan uji coba pameran pasar Aroro – Iroro yang berjalan lancar dan sukses, kemudian rumput laut dari hasil analisa usaha bisnisnya kita optimis rumput laut pada saatnya nanti juga mampu menjawab kesiapan kita di ekspor pada puncak STC di Biak.
“OPD yang lain kita terus mendorong agar mereka tetap semangat untuk mempersiapkan hal- hal terkait dengan komoditi ekspor kita dan potensi pariwisata, kita juga mendorong kepada OPD – OPD untuk membuat promosi baik melalui baliho, spanduk, kemudian gunakan medsos yang ada katakanlah tayang di tiktok Facebook dan juga media cetak dan elektronik untuk menyampaikan promosi ini, bahkan kita juga dorong ke tempat strategis seperti Video Tron yang ada di kota Jayapura, bandara Sentani, Bandara Biak, Makasar, Surabaya serta Jakarta kita mencoba untuk sampai di sana sehingga STC bukan berakhir di 2023 tetapi akan terus berkelanjutan kesana,” pungkasnya.
(AG)











