BeritaPapua.co, Serui — Hari terakhir Workshop Sail Teluk Cenderawasih (STC) di Kabupaten Kepulauan Yapen dipusatkan di Kampung Ambaidiru distrik Kosiwo guna meninjau secara langsung potensi pengembangan pengolahan Kopi Ambaidiru.
Kedatangan Penjabat Bupati Cyfrianus Yustus Mambay bersama rombongan dikampung yang dijuluki Negeri diatas awan itu disambut hangat oleh masyarakat setempat melalui prosesi adat dan selanjutnya meninjau perkebunan kopi milik masyarakat hingga melakukan pertemuan sosialisasi produk unggulan kopi Ambaidiru.
PJ Bupati Cyfrianus Y Mambay mengemukakan bahwa, untuk menjawab kebutuhan ekspor pada puncak STC di Kabupaten Biak Numfor nanti pihaknya sengaja membawa rombongan perwakilan peserta STC lainnya bersama perwakilan Kementerian Marves Republik Indonesia untuk melihat secara langsung pengelolaan Kopi Ambaidiru yang menjadi salah satu produk unggulan kabupaten kepulauan Yapen.
“Pada saat pertemuan tadi, dari dinas teknis pertanian provinsi Papua Kepala Dinas Pertanian memberikan penjelasan-penjelasan Bagaimana menangani lebih cepat tapi juga melakukan program-program intervensi dalam rangka meningkatkan produksi kualitas bahkan dari dinas Pertanian Provinsi berencana akan menambahkan lahan seluas 100 hektar, memberikan bantuan tempat untuk gudang dan lain sebagainya,” ungkap Mambay.
Selain itu juga pihaknya akan melakukan intervensi terhadap kekurangan-kekurangan yang memang belum di miliki petani dengan menambahkan peralatan yang lebih bagus lagi sehingga kesiapan kesiapan produk kopi Ambaidiru pada saat ekspor di STC nanti sudah siap.
“Hari ini kami bersama tim sudah melihat langsung sehingga langkah-langkah yang kami ambil untuk persiapan bulan November dalam mengekspor komoditas kopi, rumput laut dan ikan Baramundi sudah siap mulai dari sekarang,” ujarnya.
Menurut Cyfrianus, program ini tidak hanya sebatas kegiatan STC pada bulan November 2023 nanti tetapi harus terus di kembangkan tidak hanya berhenti di sini, karena hal ini sangat membawa dampak ekonomi yang luar biasa sehingga peluang ini harus di kelola terus menerus guna meningkatkan kesejahteraan masyakarat.
“Saya berharap semangat ini jangan berhenti batas di Sail Teluk Cenderawasih, akan tetapi marilah kita semua bergandengan tangan memberikan dukungan moril maupun materil serta mengedukasi masyarakat agar terus kembangkan Komoditi unggulan ini karena saya percaya kedepan masyarakat kita akan makmur dan sejahtera dan jangan pernah putus semangat batas di sini,” imbuhnya.
Turut bersama dalam rombongan Perwakilan Kemenko Marves Edi Susilo, perwakilan provinsi Papua Staf ahli Sekda Ferdinand Risamasu, PJ Bupati Sarmi Maskus dan Sekdanya, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Papua Samuel Sirawa, perwakilan dari Perindagkop Propinsi Papua, Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen Erny R.Tania, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Yohanes G. Raubaba, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih dan jajarannya, Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho, Kajari Kepulauan Yapen Hendry Marulitua dan para pimpinan OPD.
(A.Ginting)











