Kepulauan Yapen

Erensias Ruamba: FKPPM Katelmoi Jalin Kembali Rasa Kebersamaan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa

7
×

Erensias Ruamba: FKPPM Katelmoi Jalin Kembali Rasa Kebersamaan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
IMG 20230928 WA0021
Ketua FKPPM Katelmoi Yapen Timur tahun 2021, Erensias Ruamba mendapatkan sambutan secara adat di kampung Randawaya distrik Teluk Ampimoi

BeritaPapua.co, Serui — Guna memperat tali silaturahmi sesama pemuda, pelajar, mahasiswa dan masyarakat serta tokoh adat, agama maupun perempuan ditengah situasi yang berpotensi mengkikis kebersamaan suatu rumpun lebih khusus terhadap potensi hilangmya rasa kebersamaan di kalangan pemuda, dengan adanya Gemah Bhakti diharapkan dapat menjalin kebersamaan diantara pemuda dan mahasiswa.

Demikian disampaikan ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa (FKPPM) Katelmoi Yapen Timur tahun 2021, Erensias Ruamba disela kegiatan Gemah Bhakti yang  berlangsung di kampung Randawaya distrik Teluk Ampimoi pada 23 September pekan lalu.

Dikatakan Erensias Ruamba bahwa kegiatan Gemah Bhakti sendiri sebelumnya telah dibuka pada tahun 2021 lalu dan baru ditutup pada bulan September di tahun 2023 ini yang dirangkaikan dengan menggelar beberapa kegiatan lomba.

“Kegiatan penutupan Gemah Bhakti FKPPM Katelmoi yang di selenggarakan  pada tahun 2021 lalu saat ini baru diadakan penutupan  pada bulan September tahun 2023 ini  di Kampung Randayawa,” terangnya.

Untuk Kegiatan Gemah Bhakti ini sendiri Kata Erensias, melibatkan 11 Kampung di wilayah distrik Teluk Ampimoi serta  melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai kegiatan lomba yang  tujuannya adalah untuk mempersatukan seluruh pemuda pelajar dan mahasiswa di wilayah Teluk Ampimoi.

“Disamping keterlibatan pemuda, pelajar dan Mahasiswa kegiatan ini juga melibatkan warga masyarakat baik Tokoh Adat, Agama dan Perempuan, baik yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Yapen maupun di luar daerah,” ucap Erensias.

Selain mempererat kebersamaan sesama pemuda Erensias menuturkan bahwa kegiatan ini juga untuk mengangkat kembali nilai-nilai budaya kita yang saat ini mulai terkikis oleh zaman bahkan terancam punah.

“Kami menggelar 2 kegiatan yang kami kemas dalam tema besar yaitu Kemah Bakti didalamnya ada lomba turnamen  Futsal diikuti 11 Kampung dan lomba dayung tradisional yang di ikuti  oleh 16 perahu dari 11 Kampung di wilayah Distrik Teluk Ampimoi,” imbuhnya.

Pada penutupan kegiatan ini  turut dilakukan penyerahan hadiah berupa Piala  Bergilir dan tetap  juga para pemenang lomba mendapatkan medali emas, medali perak, medali Perunggu dan sepatu bola emas serta  hadiah uang tunai sebagai pembinaan.

(Aga/Ginting)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *