Berita

Terima Bantuan, Kepala Suku Armati: Bantuan Presiden Prabowo Bukti Kepedulian Pada Masyarakat Adat Papua

0
×

Terima Bantuan, Kepala Suku Armati: Bantuan Presiden Prabowo Bukti Kepedulian Pada Masyarakat Adat Papua

Sebarkan artikel ini
Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso memberikan keterangan pers usai menerima bantuan Presiden.

Berita Papua, Sarmi — Kampung Aurimi, Distrik Apawer Hulu, Kabupaten Sarmi, Papua, menerima bantuan kursi dan meja kerja dari pemerintah pusat untuk melengkapi inventaris Balai Kampung.

Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso di Kampung Neidam pada Jumat (1/11/2025).

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada kampung saya. Ini sangat luar biasa,” ujar Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso didampingi Kepala Kampung Aurimi.

Ia menegaskan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat adat di Papua.

“Ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kami di Distrik Apawer Hulu yang sangat luar biasa,” katanya.

Tampak Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso (kanan) bersama Kepala Kampung Aurimi, Nimrot Serigenam Yaas.

Weiraso berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak masyarakat.

“Harapannya masyarakat merasa diperhatikan oleh negara dan tidak ada lagi yang berupaya keluar dari NKRI. Kami masyarakat Apawer Hulu menyatakan akan mendukung penuh kebijakan pemerintah demi kesejahteraan kami,” tegasnya.

Sementara itu, Nimrot Serigenam Yaas, Kepala Kampung Aurimi, menyebut bantuan ini sebagai inventaris pertama yang diterima balai kampung mereka.

“Saya akan menjaga barang inventaris ini karena ini satu-satunya kenangan dari pemerintah pusat untuk saat ini,” ujar Yaas.

Ia mengapresiasi penyaluran bantuan yang dinilai langsung dan tanpa berbelit-belit.

“Saya baru melihat pimpinan seperti ini yang mau memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Ini nyata, barang langsung kami terima tanpa perantara serta persyaratan yang berbelit,” katanya.

Namun, Yaas juga meminta perhatian pemerintah pusat terkait kebutuhan listrik untuk Distrik Apawer Hulu.

“Sampai saat ini sudah 23 tahun Kabupaten Sarmi berdiri, kami belum pernah merasakan penerangan di kampung kami. Kami hidup dalam kegelapan, tidak ada listrik sama sekali,” ungkap Yaas.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat tetap setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Masyarakat kami tetap setia kepada NKRI dan tidak ada yang membelot,” katanya.

“Kami akan mendukung Bapak Presiden. Semoga diberikan kesehatan dan nikmat dalam menjaga keutuhan NKRI serta membangun Indonesia, terkhusus Papua ke depan,” pungkasnya.

(Redaksi)