Berita

Ondofolo Yoka Salurkan Bansos Natal Pemerintah Untuk Panti Asuhan Putra Balim Yalimo di Jayapura

0
×

Ondofolo Yoka Salurkan Bansos Natal Pemerintah Untuk Panti Asuhan Putra Balim Yalimo di Jayapura

Sebarkan artikel ini
Tampak Ondofolo Yoka, David Mebri menyerahkan bantuan sosial berupa sebuah Rice Cooker kepada perwakilan panti asuhan Putra Balim Yalimo.

Berita Papua, Jayapura — Pemerintah pusat melalui Ondofolo Kampung Yoka David Mebri menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako Natal kepada anak-anak Panti Asuhan Putra Balim Yalimo yang berdomisili di asrama Jalan Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Jumat (12/12/2024).

Program kunjungan kasih ini merupakan bentuk kepedulian tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Kampung Yoka dalam menyambut perayaan Natal 2024.

“Dalam suasana Natal tahun ini, kami dari tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang ada di Kampung Yoka memberikan sedikit bantuan kepada adik-adik di asrama sebagai bentuk kepedulian dan kasih Natal,” ujar David Mebri.

Ondofolo Yoka menjelaskan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para penghuni panti asuhan.

Ia juga mengajak seluruh pemuda dalam momentum Natal untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menjadi generasi yang peduli dan mampu membawa perubahan positif bagi Tanah Papua.

Perwakilan Panti Asuhan Putra Balim Yalimo, Sopia Mapenikim, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, panti asuhan saat ini mengalami kekurangan bantuan setelah dukungan dari lembaga donor terdahulu terhenti.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih. Kami di panti ini memang sangat kekurangan sekali. Tadinya kami dibantu oleh Dompet Dhuafa dari Jakarta, tapi sudah berhenti. Bantuan seperti ini setiap Natal dan hari-hari besar membuat kami bahagia dan bersyukur,” ungkap Sopia.

Panti Asuhan Putra Balim Yalimo menampung anak-anak dari berbagai daerah pegunungan Papua yang melanjutkan pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Mereka berasal dari Kabupaten Yahukimo, Yalimo, Jayawijaya (Wamena), Tolikara, dan Mamberamo Tengah.

“Mereka datang ke sini karena orang tua mereka tidak ada atau tidak mampu secara ekonomi. Jadi mereka tinggal di sini supaya bisa melanjutkan pendidikan,” jelas Sopia.

Keberadaan panti asuhan ini menjadi harapan bagi anak-anak dari daerah pegunungan untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik di Kota Jayapura.

(Renaldo Tulak)