Berita Papua, Jayapura — Ondofolo Kampung Yoka David Mebri menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako Natal kepada mahasiswa-mahasiswi di Asrama Raja Ampat, Papua Barat, yang berdomisili di Waena, Kota Jayapura, Papua, Jumat (12/12/2024).
Program kunjungan kasih ini merupakan respons dari pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto atas usulan tokoh-tokoh adat di Tanah Papua untuk memberikan perhatian kepada mahasiswa dari daerah terpencil yang menempuh pendidikan di ibu kota Provinsi Papua.
Ondofolo Yoka menjelaskan alasan kepeduliannya terhadap mahasiswa Raja Ampat yang menempuh studi di Jayapura.
“Mengapa Bapak Ondo bersama tokoh-tokoh adat merasa peduli? Karena Raja Ampat dengan Jayapura itu jaraknya jauh. Karena itu Bapak Ondo memberikan bantuan karena adik-adik mahasiswa mengejar ilmu di Jayapura, di ibu kota provinsi induk Papua,” ujar David Mebri.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mendengar usulan dari tokoh-tokoh adat untuk menyalurkan bantuan sosial melalui pemerintahan adat di seluruh Tanah Papua.
“Kita patut berterima kasih, kita punya Presiden Prabowo peduli sekali melihat masyarakat yang kurang mampu. Akhirnya dia bisa menjawab lewat tokoh-tokoh adat menyalurkan berkat dari negara,” katanya.
David Mebri menekankan pentingnya semangat kebersamaan di kalangan mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Jayapura.
Menurutnya, tujuan utama dari kunjungan kasih dalam rangka Natal ini adalah membangun kasih dan persaudaraan.
“Kebersamaan itu yang penting. Kalau ada kebersamaan, saling mengisi satu sama lain. Intinya bersaudara, kasih, dan persaudaraan,” ungkapnya.
Sebagai pemimpin adat, ia merasa memiliki tanggung jawab terhadap mahasiswa dari berbagai daerah di Papua yang menempuh pendidikan di wilayahnya.
“Saya sebagai pemimpin adat melihat saya punya wilayah di atas tanah ini, tetapi saya punya saudara yang menyeberang dari seluruh Tanah Papua. Saya punya pertanggungjawaban kepada mereka,” jelasnya.
David Mebri juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia agar perjuangan mahasiswa Papua dapat tercapai dengan baik. Ia mengajak mahasiswa untuk segera melapor jika menghadapi masalah di asrama.
Sementara itu, Bendahara Asrama Putra-Putri Raja Ampat, Oridek Paraibabo, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.
Menurutnya, bantuan ini di luar dugaan karena biasanya bantuan sosial hanya disalurkan oleh pemerintah daerah.
“Kami tidak sangka dan tidak duga kalau dapat bantuan dari Bapak Ondo. Karena biasanya itu pemerintah daerah yang memberikan bantuan sosial,” kata Oridek.
Ia berharap bantuan sembako yang diterima dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mahasiswa di bulan Desember, khususnya menjelang perayaan Natal.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ondo, dan Tuhan Yesus memberkati Bapak selalu,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











