Nasional

Pilar Pemuda-Mahasiswa Tabi Pertanyakan Kabar Penunjukan HMS Sebagai Stafsus BKPM

8
×

Pilar Pemuda-Mahasiswa Tabi Pertanyakan Kabar Penunjukan HMS Sebagai Stafsus BKPM

Sebarkan artikel ini
Renaldi Tokoro (Ketua Pilar Pemuda-mahasiswa Tabi)

Jayapura, BeritaPapua.co — Sempat beredarnya kabar yang di bagikan di media sosial terkait ditunjuknya tokoh Papua yakni Dr. Habel Melkias Suwae oleh kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjadi salah satu staf khusus (stafsus) bidang hubungan daerah, pada Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, menuai pro dan kontra dari sejumlah kalangan.

Beberapa pihak seperti organisasi kepemudaan (OKP) dan juga warga jayapura secara khusus hingga masyarakat adat Tabi maupun orang Papua secara umum turut memberikan respon positif terhadap jabatan yang diberikan kepada mantan bupati jayapura dua periode yakni (2001-2011) ini, lantaran nama besar beliau enggan di sebut-sebut, dan ketika terdengar telah mendapat jabatan stafsus.

Respon lainnya datang dari ketua pilar Pemuda-mahasiswa Tabi, yakni Renaldi Tokoro ungkapkan bahwa kita sama-sama menjaga kita punya tokoh-tokoh Tabi yang kita anggap ketokohannya sudah pas untuk jabatan tertentu dan tidak sembarangan saja tuk mengambil posisi yang ditawarkan. Namun terlepas dari mendapat apa serta menduduki jabatan dimana, kembali kepada pribadi seorang HMS, sapaan akrab Habel Melkias Suwae, jika beliau merasa diri seorang tokoh Papua untuk dapat menahan diri dan tidak tergiur dengan menerima jabatan apapun.

https://www.bintangpapua.online/budi-yokhu-dan-andri-ibo-sampaikan-selamat-kepada-hms-yang-ditunjuk-sebagai-stafsus-bkpm/

“Kita dorong sama-sama sebagai masyarakat Tabi di tingkat pusat, agar bisa diperhatikan untuk mendapatkan jabatan yang baik, supaya dapat diberdayakan tokoh-tokoh Papua seperti ini, yang sudah tercatat dua kali sebagai calon gubernur Papua, untuk mendapatkan porsi yang lebih baik, salah satunya seperti Duta Besar atau Ambasador,” cetusnya.

Lebih jauh sebagai Pilar Pemuda Mahasiswa Tabi, Tokoro minta supaya kita dorong bersama agar presiden memperhatikan mereka. Sebab masa mau disejajarkan dengan stafsus asal Papua lainnya ditingkat pusat, biarlah jabatan staf khusus di berikan kepada orang-orang muda, kemudian beliau bisa mendapat porsi yang lebih tinggi, karena HMS merupakan tokohnya orang Papua.

Lebih jauh Tokoro sampaikan bahwa pak Habel harus membuka diri kepada orang-orang Tabi maupun masyarakat papua secara umum lainnya terkait masa depan Papua, dan bukan menerima gula-gula manis ataupun jabatan stafsus yang belakangan ini santer di beritakan lewat media sosial, karena HMS merupakan sosok pemikir dengan konsep pemberdayaan masyarakat asli.

Renaldi Tokoro juga berharap kepada bung Bahlil Lahadalia agar tidak serta merta memberikan jabatan sekelas staf khusus begitu saja kepada pak HMS melainkan dapat memanfaatkan jabatannya tuk membangun komunikasi serta menggalang kebersamaan dengan sesama anak-anak papua lainnya di Senayan DPR-RI maupun di istana kepresidenan agar mendorong beliau menduduki jabatan yang lebih baik.

Sebagai ketua pilar Pemuda-mahasiswa Tabi pihaknya juga berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatianĀ  juga kepada tokoh-tokoh Papua yang sudah teruji kualitasnya, agar dapat terus dikaryakan pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

(RH)