BeritaPapua.co, Jayapura — Tugu kerukunan antar umat beragama diresmikan bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-113 tahun kota Jayapura pada, Selasa 7 Maret 2023.
Tugu Harmoni Award 2020 merupakan simbol kerukunan antar umat beragama yang terjalin sangat baik berdasarkan penilaian pemerintah.
Tugu tersebut terletak dipertigaan Entrop, distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, provinsi Papua.
Penghargaan tersebut diraih Kota Jayapura pada tahun 2020 di era kepemimpinan Benhur Tommy Mano saat masih menduduki kursi Wali kota di periode keduanya.
Mewakili kementerian Agama, saat itu Replika Harmoni Award 2020 diserahkan oleh kepala Kanwil Kementerian Agama provinsi Papua, Pendeta Amsal Yowei.
Berselang 2 tahun kemudian, akhirnya pada perayaan HUT ke 113 tahun Kota Jayapura, tugu tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainul Tauhid bersama penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey.

Pada momentum peresmian tugu juga dilakukan penandatanganan diatas baliho deklarasi damai umat beragama dari berbagai unsur di Kota Jayapura yakni, Pemerintah, FKUB, Kepolisian, Tokoh dari berbagai lintas Agama, Pemuda Lintas Agama, ASN dan Jurnalis serta semua pihak yang turut hadir.
Demikian isi Deklarasi Damai Umat Beragama:
1. Memperkuat komitmen kebangsaan untuk merawat kebhinekaan yang menjadi anugerah terbesar bangsa Indonesia.
2. Mengukuhkan gerakan moderasi beragama untuk seluruh umat beragama guna mewujudkan kehidupan sosial yang rukun dan Harmoni.
3. Menghindari segala bentuk ujaran kebencian berita bohong dan tindakan yang mengakibatkan pembelaan sosial akibat polarisasi politik.
4. Berkomitmen untuk tidak menggunakan rumah ibadah sebagai tempat kampanye atau aktivitas politik praktis sebagaimana larangan yang tertuang dalam undang-undang pemilu.
5. Menolak segala aktivitas paham radikalisme dan kekerasan di kota Jayapura.
“Sudah sepantasnya Kementerian Agama RI memberikan award tersebut, karena toleransi umat beragama di Kota Jayapura memiliki sejarah dari generasi ke generasi,” tutur Zainul Tauhid.
Sementara itu Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan tugu tersebut bukan hanya sekedar bangunan namun akan selalu mengingatkan kita untuk tetap menjaga dan merawat toleransi antar umat beragama.
“Mati kita jaga dan rawat toleransi ini. Jalankan aktivitas ibadah sesuai keyakinan masing-masing sehingga menuju kota yang maju, mandiri, sejahtera, modern dan berbasis kearifan lokal,” tandasnya.
(RT)











