Berita Papua, Jayapura – Kelompok suporter Persipura Jayapura, Black Danger Community (BDC) Persipura, memberikan apresiasi terhadap performa 3 pemain baru Persipura yang tampil impresif dalam pertandingan melawan Barito Putera. Namun, di sisi lain, mereka juga mendesak manajemen untuk memperketat disiplin pemain menjelang delapan pertandingan tersisa.
Ketua BDC Persipura, John Ungirwalu yang akrab disapa Bung JRU, menyatakan bahwa kehadiran 3 rekrutan baru telah menghidupkan kembali lini tengah dan depan tim Mutiara Hitam.
“Akhirnya lini tengah dan depan kembali hidup lagi. Kami mengapresiasi ketiga pemain baru ini,” ujarnya.
Meski memberikan pujian, John juga menyampaikan keprihatinan terkait kedisiplinan sebagian pemain. Ia meminta manajemen Persipura untuk lebih ketat mengawasi pemain, terutama yang menginap di Hotel Horison Kotaraja.
“Ada pemain-pemain yang masih keluar-masuk hotel lebih dari jam 12 malam. Untuk itu, kami sampaikan supaya tempat tinggal pemain langsung dijaga oleh Marinir,” ungkap John tegas.
Ketua BDC Persipura ini menekankan bahwa delapan pertandingan sisa merupakan momen krusial yang menentukan nasib tim.
“Pemain harus benar-benar fokus. Untuk laga away, manajemen harus ekstra fokus kepada semua pemain,” tegasnya.
John menegaskan bahwa ekspektasi masyarakat Papua terhadap Persipura sangat tinggi.
“Doa masyarakat Papua untuk tim kebanggaan orang Papua ini adalah kembali ke Liga 1 tahun 2026,” katanya.
Persipura Jayapura saat ini tengah berjuang di kompetisi untuk meraih promosi kembali ke Liga 1 setelah terdegradasi. Dengan tersisa 8 pertandingan, setiap poin menjadi sangat berharga dalam perburuan tiket promosi.
BDC Persipura, sebagai salah satu kelompok suporter terbesar di Papua, terus memberikan dukungan penuh sambil tetap kritis terhadap kondisi tim. Mereka berharap kombinasi antara penguatan skuad, disiplin ketat, dan dukungan penuh suporter dapat membawa Persipura kembali ke kancah Liga 1 Indonesia.
(Renaldo Tulak)











