Olahraga

Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup Papua Resmi Dibuka, 1.216 Atlet Bersaing Rebut Hadiah Rp 335 Juta

0
×

Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup Papua Resmi Dibuka, 1.216 Atlet Bersaing Rebut Hadiah Rp 335 Juta

Sebarkan artikel ini
Tampak persiapan Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup Papua yang akan berlangsung di GOR Waringin Kota Jayapura.

Berita Papua Jayapura — Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup Papua 2026 perdana resmi dibuka di Gelanggang Olahraga (GOR) Waringin Kota Jayapura, Sabtu (7/2/2026).

Sebanyak 1.216 atlet dari berbagai wilayah Indonesia turun bertanding memperebutkan total hadiah senilai Rp 335 juta dalam ajang yang diselenggarakan di bawah naungan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).

Ketua Panitia Pelaksana, Cintya Ruliani Talantan menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang tidak hanya berasal dari Papua, tetapi juga berbagai provinsi di Indonesia.

“Turnamen ini diikuti oleh 512 peserta reguler dan 96 tim eksekutif. Jika ditotalkan, terdapat 1.216 atlet yang bertanding secara berkelompok,” ungkap Cintya dalam sambutannya.

Ia mencatat, peserta datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Gorontalo, Timika, Nabire, Biak, Sarmi, Keerom, dan Kabupaten Jayapura, yang menempuh perjalanan jauh untuk membuktikan kemampuan mereka.

Turnamen ini dibagi dalam 2 kategori dengan format persaingan yang berbeda. Pada kelas umum, peserta akan bersaing ketat memperebutkan posisi hingga 32 besar pemenang. Sementara pada kelas eksklusif, sebanyak 96 tim terbaik akan bertarung menunjukkan kelas mereka hingga empat besar.

“Dengan total hadiah sebesar Rp 335.000.000, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah berlatih dan menjunjung tinggi dedikasi pada olahraga ini,” tegas Cintya.

Cintya menekankan bahwa domino telah bertransformasi dari sekadar permainan rakyat menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui di bawah bendera PORDI.

“Domino, yang dahulu mungkin hanya dipandang sebagai permainan rakyat di teras-teras rumah, kini telah menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui, terukur, dan penuh dengan nilai-nilai sportivitas,” jelasnya.

Ia berpesan kepada para atlet untuk menjadikan meja domino sebagai meja persaudaraan yang menyatukan perbedaan strategi, daerah asal, dan latar belakang dalam semangat sportivitas.

“Menang dan kalah adalah bagian dari permainan, namun integritas dan kejujuran adalah kemenangan yang sesungguhnya,” kata Cintya.

Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pengurus Provinsi PORDI Papua dan sejumlah sponsor seperti HIPMI Papua, Reals Café, Telkomsel, Honda, Wuling, Fajar Baru, Viar, dan Maxim Online Transport.

Turut meramaikan acara, sebanyak 18 tenant UMKM hadir di area parkir GOR Waringin, memberikan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal sekaligus melengkapi fasilitas bagi peserta dan pengunjung.

Cintya menyebut hari pembukaan turnamen sebagai hari bersejarah bagi Papua dalam membuktikan kemampuannya sebagai tuan rumah yang ramah dan siap menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional.

“Tanah Papua kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang ramah dan siap menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional,” ujarnya.

Ia memohon maaf atas kekurangan yang mungkin terjadi dalam penyambutan, fasilitas, maupun pelaksanaan kegiatan, sambil berharap turnamen ini menjadi ajang yang berkesan bagi seluruh peserta.

“Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa dari ufuk timur Indonesia, semangat domino tetap berkobar dengan hebat,” pungkas Cintya.

(Yan Mofu)