Olahraga

Perbati Papua Siapkan Atlet Tinju Mudanya Bertarung di Asian Outboxing di Jakarta

8
×

Perbati Papua Siapkan Atlet Tinju Mudanya Bertarung di Asian Outboxing di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua Perbati Papua, Rafael Fatih Fakhri (tengah) didampingi para pengurus saat memberikan keterangan pers.

Berita Papua, Jayapura — Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Perbati) Cabang Papua menggelar seleksi atlet tinju pada Kamis-Jumat, (29-30/1/2026) di Kota Jayapura untuk persiapan menghadapi kejuaraan Asian Outboxing yang akan diselenggarakan di Jakarta dalam waktu dekat.

Ketua Perbati Papua, Rafaeisal Fasih Fakhiri mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap gelaran seleksi ini sangat tinggi.

“Kita sudah lama menantikan kegiatan tinju seperti ini. Tujuan kita sebenarnya sederhana saja, dalam waktu dekat akan ada event besar Asian Outboxing yang diselenggarakan di Jakarta,” ujar Rafael, Kamis (29/1/2026).

Kata Rafaeisal, sebagai tuan rumah kejuaraan, pengurus pusat meminta Perbati Papua mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk bertanding di tingkat nasional. Kegiatan seleksi ini bertujuan memberikan wadah dan jam terbang bagi atlet, khususnya kategori U-19 dan U-23.

“Supaya mereka lebih luas jam terbangnya, lebih berani bertarungnya. Mudah-mudahan apa yang sudah kita siapkan, pemenangnya ada di Papua, kita kirim ke Jakarta dan tidak usah kembali lagi. Dalam artian mereka langsung training center (TC) di sana untuk ajang Outboxing tersebut,” jelasnya.

Perbati Papua menargetkan mengirim 8 hingga 10 atlet ke Jakarta. Sejauh ini, Fakhri menyebut persiapan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Wakil Ketua Perbati Papua, Toufan Paransa berharap agar kegiatan tinju dapat mengalihkan generasi muda dari hal-hal negatif seperti narkoba, miras, dan rokok.

“Dengan kehadiran Perbati di Papua melalui Ketua Umum kita Bapak Rafa Fakhiri, beliau sangat mendukung sekali prestasi anak muda-mudi di tanah Papua supaya bisa berprestasi di kancah nasional maupun internasional,” kata Paransa.

Ia menyebut, kesiapan Perbati Papua mencapai 80 persen untuk bertanding di Jakarta.

“Kita sudah siap menunjukkan pertarungan yang sengit. Kita menciptakan monster-monster dari Papua untuk melawan teman-teman atau musuh kita di luar tanah Papua,” tegasnya.

Paransa menekankan pentingnya disiplin sebagai kunci kesuksesan, dimulai dari internal pengurus, atlet, hingga masyarakat Papua. Pihaknya juga terus melakukan pembinaan sambil menunggu instruksi dari pemerintah daerah dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Perbati Papua, Apolos Kurni berharap atlet muda berbakat dari Papua bisa berkompetisi di level nasional dan internasional, tidak hanya atlet dari Jakarta.

Kurni menyampaikan pesan tegas kepada para atlet Papua yang akan berangkat ke Jakarta: “Pergi, jangan pulang,” sebagai motivasi agar mereka langsung mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pasca seleksi.

Kejuaraan Asian Outboxing yang akan digelar di Jakarta bakal menjadi ajang pembuktian bagi petinju muda Papua untuk bersaing di kancah nasional dan regional.

(Redaksi)