Papua

Tokoh Adat Malensius Musui Sosialisasikan Program Unggulan Pemerintah Pusat kepada Masyarakat Adat Suku Mannem di Keerom

0
×

Tokoh Adat Malensius Musui Sosialisasikan Program Unggulan Pemerintah Pusat kepada Masyarakat Adat Suku Mannem di Keerom

Sebarkan artikel ini
Tampak sosialisasi program unggulan pemerintah pusat kepada masyarakat adat Suku Mannem di Arso Swakarsa, Kampung Asyaman sedang berlangsung. (Ist)

Berita Papua, Keerom — Tokoh adat berpengaruh di Kabupaten Keerom, Malensius Musui, menggelar sosialisasi program unggulan pemerintah pusat kepada masyarakat adat Suku Mannem di Arso Swakarsa, Kampung Asyaman, Distrik Arso, Rabu (13/11/2025). Kegiatan ini dihadiri sekitar 70 warga asli Mannem.

Dalam pertemuan tersebut, Malensius Musui menjelaskan 2 program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dinilai strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat membantu anak-anak sekolah agar lebih semangat belajar dan tidak lagi malas bersekolah. Namun kita semua juga harus ikut mengawasi agar pelaksanaannya berjalan baik dan aman,” jelas Malensius.

Tokoh adat tersebut menekankan pentingnya program MBG sebagai upaya meningkatkan gizi dan motivasi belajar anak-anak di wilayah pedalaman Papua. Sementara itu, program Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat lokal.

Melalui koperasi, Malensius menjelaskan, masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola kegiatan pertanian, peternakan, dan pengembangan usaha kecil menengah.

Selain mensosialisasikan program pemerintah, Malensius juga mengajak masyarakat Mannem untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah mereka agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.

Ia secara khusus mengingatkan para pemuda untuk menjauhi kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan perilaku lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat yang hadir memberikan tanggapan positif terhadap sosialisasi ini. Mereka menilai Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih sangat bermanfaat, namun menekankan perlunya pengawasan ketat agar pelaksanaan program tepat sasaran.

Warga juga mengusulkan agar perempuan Papua (mama-mama) dapat dilibatkan dalam pengelolaan dapur MBG di kampung-kampung sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus menjaga kualitas pelaksanaan program.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara tokoh adat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung implementasi program nasional di tingkat lokal.

Diharapkan melalui sinergi tersebut, wilayah Keerom dapat menjadi lebih aman, produktif, dan sejahtera, sambil tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo yang ditargetkan dapat menjangkau jutaan pelajar dan ibu hamil di seluruh Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil di Papua.

(Redaksi)