BeritaPapua.co, Sentani — Kepala Distrik (Kadistrik) Waibu, Jenny Deda menyerahkan secara simbolis dana kampung yang bersumber dari Alokasi Dana Kampung (ADK) tahap I kepada Pemerintah Kampung Yakonde.
Penyerahan tersebut dihadiri oleh seluruh perangkat pemerintahan kampung, baik Bamuskam, aparat, tetapi juga ketua-ketua RT/RW dengan disaksikan oleh Ondoapi dan kepala-kepala suku, yang berlangsung di Balai Kampung Yakonde, Sabtu (9/7/22).
Usai menyerahkan dana, Kadistrik Waibu menegaskan, bahwa setiap dana kampung, baik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD), Alokasi Dana Kampung (ADK) semuanya adalah uang negara yang pengelolaannya harus di pertanggungjawabkan berdasarkan peruntukannya.
Menurutnya, dana ADK sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah bahwa, sebagian besar digunakan untuk membiayai operasional pemerintahan kampung, termasuk membayar hak-hak aparat kampung berupa insentif.
Dirinya juga berpesan kepada semua aparat kampung untuk bekerja melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Sebab melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan kampung adalah bagian dari kewajiban seorang aparat kampung.
“Hak-hak bapa/ibu sebagai aparat kampung tetap diperhatikan pemerintah lewat pemberian insentif, walau dalam penyalurannya sering terlambat,” ujar satu-satunya kepala distrik perempuan di Pemerintahan Kabupaten Jayapura.
Jeani juga berpesan kepada perintah kampung yakonde untuk memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Kongres MasyaraKat Adat Nusantara (KMAN) di Kabupaten Jayapura pada Bulan Oktober mendatang bertepatan dengan HUT Kebangkitan Masyarakat Adat.
Sementara itu, Kepala Kampung Yakonde, Yakub Daimoi menerangkan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk menggunakan setiap dana kampung dengan transparan, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami juga bersama semua elemen di kampung, pemerintah, adat, gereja, perempuan dan pemuda bersepakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sejumlah agenda pemerintah di daerah ini seperti KMAN, HUT KMA, FDS dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Yakub juga menjelaskan, pertemuan atau rapat yang digelar bersamaan dengan penyerahan dana ADK saat ini juga adalah membahas tentang bentuk nyata dukungan terhadap KMAN lewat pembangunan fisik yakni, pembangunan balai adat, teras rumah Ondoapi dan kepala suku, kenedihan lingkungan, serta sanitasi.
“Semua jenis pembangunan fisik dalam rangkah mendukung KMAN idealnya mulai di kerjakan pertengahan bulan ini hingga bulan September. Sehingga memasuki Bulan Oktober semuanya sudah siap untuk digunakan,” pungkasnya.
(YFT)











