Kabupaten Jayapura

Koperasi Memiliki Peranan Penting Dalam Meningkatkan Perekonomian Rakyat

13
×

Koperasi Memiliki Peranan Penting Dalam Meningkatkan Perekonomian Rakyat

Sebarkan artikel ini
Asisten II Setda Kabupaten, Joko Sunaryo di dampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Hariyanto sedang menabuh tifa tanda ditutupnya pelatihan

BeritaPapua.co, Sentani — Wadah usaha mayarakat seperti koperasi ini memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian rakyat, terutama rakyat yang tersebar di kampung-kampung.

Demikian, Bupati Jayapura yang di wakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Joko Sunaryo dalam acara penutupan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi bagi pengurus/pengelola koperasi wilayah pembangunan I dan II Kabupaten Jayapura, di Hotel Grand Papua, Jumat (21/7).

“Koperasi ini mempunyai peran penting dalam ekonomi kerakyatan khususnya di kampung, sebab itu sangat penting koperasi-koperasi yang ada di berdayakan dan terus bergerak maju,” ujarnya.

Dikatakan, koperasi hendaknya memiliki jenis-jenis usaha lain sesuai potensi daerah, misalnya usaha di bidan perikanan, pertanian dan jenis usaha lainnya dengan tidak hanya fokus pada usaha simpan pinjam.

Menurutnya, pelatihan-pelatihan seperti ini diselenggarakan oleh pemerintah bertujuan menambah pengetahuan pengurus koperasi supaya pengelolaannya benar-benar dilakukan dengan baik dan mendatangkan kemakmuran.

“Diharapkan juga nanti koperasi yang ada di wilayah 1 dan 2 ini juga melihat potensi-potensi itu dan bisa dikembangkan. Jadi yang saya katakan bahwa jangan hanya kita membangun koperasi itu di bidang simpan pinjam saja,” harapnya.

Ditambahkan, bahwa peserta pelatihan yang juga sebagai pengurus koperasi agar sekembalinya ke kampung masing-masing supaya menerapkan semua pengetahuan yang di dapat saat pelatihan demi kemajuan koperasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Hariyanto, SE menjelaskan bahwa pelatihan ini dilakukan sepenuhnya untuk meningkatkan pengetahuan para pengelola koperasi di daerah ini.
Kadis Koperasi dan UMKM berharap, dengan pelatihan ini ke depan ada pemahaman bagi anggota. Kedepan, ada beberapa koperasi yang tidak aktif akan di dorong untuk lebih aktif.

“Kita dengar dari laporan panitia, bahwa dalam empat hari pelatihan peserta sangat antusias, bahkan ada yang menyatakan kalau pelatihan seperti ini sangat bagus dan menolong mereka untuk pengelolaan koperasi kedepan,” pungkasnya.

Ditambahkan, untuk proses pengawasan dan pembinaan pihaknya pada tahun ini memiliki tiga pendamping. Jumlah tersebut masih kurang, sebab itu kedepan diupayakan untuk penambahan.

“Kita sudah punya tiga pendamping, kita perlu satu wilayah satu pendamping sehingga setiap kali ada pelatihan seperti ini ada yang mendampingi. Kalau tidak ada pendamping juga biasanya kemungkinan banyak macetnya,” tandasnya.

(YFT)