Kabupaten Jayapura

Sebelum Pendistribusian Logistik, Panitia KMAN Survey Lokasi

0
×

Sebelum Pendistribusian Logistik, Panitia KMAN Survey Lokasi

Sebarkan artikel ini
Panitia KMAN VI 2022 bidang akomodasi, logistik dan perlengkapan, Izack Randhy Hikoyabi bersama tim saat tinjau lokasi serasehan Kampung Yakonde

BeritaPapua.co, Sentani — Waktu pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI 2022 kian mendekat, sejumlah kesiapan terus dilakukan, baik oleh masyarakat di kampung-kampung serasehan, tetapi juga oleh pantia nasional dan panitia lokal.

Dalam rangkah kesiapan tersebut, panitia KMAN VI 2022 bidang akomodasi, logistic, dan perlengkapan turun bersama tim guna melakukan survey lokasi-lokasi daru sepuluh kampung yang telah ditetapkan sebagai kampung-kampung yang menjadi tempat serasehan.

Koordinator Lapangan Bidang Akomodasi, Logistik, dan Perlengkapan, Izack Randhy Hikoyabi yang ditemui media ini saat survey lokasi serasehan di Kampung Yakonde, Kamis (13/10) menjelaskan, menjelang KMAN VI tahun 2022 di Wilayah Adat Tabi, khususnya di Kabupaten Jayapura, pihaknya sudah turun lakukan survey ke sepuluh kampung sejak bulan september.

“Sampai dengan hari ini, kali ke empat kami bawa tim baik yang urus tenda, kursi, kemudian sound system, listrik, dan perlengkapan-perlengkapan lain. Kita turung lagi survey lapangan karena dalam waktu satu minggu kedepan kita sudah distribusi barangnya baik perlengkapan utama tenda, kursi, meja, sound system, listriknya dan perlengkapan yang lainnya yang dibutuhkan tempat serasehan,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya kunjungi tempat-tempat serasehan yang sudah ditetapkan oleh panitia. Hal utama yang di survey adalah Obhe karena obhe merupakan pusat untuk di adakan pertemuan atau tempat serasehan. Tetapi juga infrastruktur lain yang dalam lingkup kerja bidangnya juga turut di survey.

Dari hasil survey yang sudah dilakukan oleh dirinya bersama tim di sepuluh kampung mendapati seperti ini, pertama di Kampung Yokiwa tempat serasehan di pusatkan di Obhe tetapi juga di sediakan pondok lain di samping Obhe. Di Kampung Ayapo, tempat serasehan di sediakan pada salah satu rumah yaitu Puhili Imea, tetapi juga di bangun sebuah pondok dekatnya untuk menopang pelaksanaan serasehan.

Di Kampung Netar, tempat serasehan di pusatkan di halaman Obhe dan halamnya. Di Kampung Sereh pusat serasehan di Obhe, demikian juga Kampung Bambar yang tempat serasehannya di Obhe. Sedangkan, Kampung Hobong tempat serasehan di pusatkan di lapangan terbuka. Kampung Putali, tempat serasehan dipusatkan di Obhe dengan ditambah buatkan pondok depan OBhe.

“Kalau Kampung Homfolo, Kampung Dondai dan Kampung Yakonde, masing-masing di pusatkan tempat serasehan di lapangan terbuka. Di Homfolo pada lapangan terbuka, namun tepat di depan rumahnya Ondo, Kampung Dondai juga dilaksanakan di lapangan terbuka dengan menggunakan Obhenya untuk makan,” ungkapnya.

Menurutnya, akomodasi, logistik, dan perlengkapan yang akan di turungkan telah diploting untuk jumlah 200 oran,g karena peserta yang diterima oleh pihaknya dari panitia ini kurang lebih 2000. Sehingga direncanakan dengan update terakhir paling banyak itu 200 orang per tempat serasehan di 10 kampung yang ada.

“Kami juga mengharapkan dukungan dan peran aktiv dari masyarakat di setiap kampung, terutama para pemuda di kampung. Dukungan untuk proses droping logistic, tetapi juga untuk pemasangan tenda, listrik, dan perlengkapan lainnya pada lokasi serasehan di masing-masing kampung,” tandasnya.

(YFT)