BeritaPapua.co, Sentani — Pameran Fotografi dan Karikatur masyarakat adat pun dilibatkan dalam menyemarakkan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Tanah Tabi pada 24-30 Oktober 2022.
Sejumlah Fotografi dan Karikatur pun terpampang dalam stan yang disediakan.
Pengarah pameran foto dan film, Harun Rumbarar, komunitas yang terlibat dalam pameran foto, karikatur dan sketsa adalah Black Orchid, Gusty Tanati penanggungjawab, Karikaturis, Hindom, Jerat Papua (Menampilkan foto-foto tentang kerusakan lingkungan), Taring Padi Jogja dan Lingkar.
Komunitas ini, ambil bagian dalam menyemarakan KMAN-VI- di lokasi Festival Danau Sentani, Kalkhote, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Menurut Harun, semua ada dalam koordinasi AMAN Sebagai bagian dari advokasi dan edukasi pentingnya keterlibatan komunitas seni.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Cendrawasih (Uncen), Febby mengaku senang dengan adanya KMAN para seniman bisa menampilkan hasil karyanya.
”Saya sangat senang, dengan adanya KMAN-VI telah memberi ruang bagi seniman untuk menampilkan karya mereka. Seperti yang saya lihat malam ini. Saya akui, pasca pandemi Covid-19, hampir dua tahun, tidak ada ruang pameran seperti ini. Saya punya kerinduan untuk melihat ruang-ruang seni,” ujar Febby
Febby menambahkan pameran ini merupakan karya yang berangkat dari realitas sosial masyarakat adat Papua. Pengunjung mereka bisa dilihat lebih dekat dari karya fotografi. Inilah potret masyarakat adat dalam bingkai foto, karikatur yang menceritakan cerita betapa banyak sekali persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat adat.
“Saya benar-benar melihat, curahaan isi hati para seniman terhadap kondisi hari ini. Saya sangat terkesan .Melalui karya ini, kami disadarkan untuk bersama-sama menyelamatkan hutan sebagai sumber pemberi hidup dan penghasil karbon. Saran saya, kegiatan seperti ini harus rutin dibuat. Dengan cara ini, kami, pemuda-pemudi lebih bisa melihat realita sosial dari dekat,” kesannya.
(YFT)











