Kabupaten Jayapura

TJM: Harusnya Sekolah Diberikan Biaya Operasional Tambahan Yang Bersumber Dari APBD Pemkab Jagapura

328
×

TJM: Harusnya Sekolah Diberikan Biaya Operasional Tambahan Yang Bersumber Dari APBD Pemkab Jagapura

Sebarkan artikel ini
IMG 20240512 WA0052 jpg
Sejumlah siswa sekolah dasar di Sentani yang menggunakan atribut budaya seperti noken dan ikat kepala bulu kasuari.

Berita Papua, Sentani — Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Jones Mokay (TJM) mengatakan bahwa eksistensi sebuah satuan Pendidikan baik pada jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK di wilayah Pemerintah Kabupaten Jayapura seharusnya mendapat dukungan tambahan biaya operasional sekolah yang bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Jayapura.

TJM mengatakan hal ini saat ditemui di Kemiri, Distrik Sentani, Minggu (12/5/2024).

TJM sapaan akrabnya ini juga mengatakan Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang selama ini bersumber dari APBN pada sebuah Satuan Pendidikan sangatlah tidak cukup untuk membiayai keseluruhan operasional sekolah.

“Kalau hanya dana BOS saja itu tidak cukup karena kebutuhan sebuah satuan pendidikan sangat banyak,” ujarnya.

TJM yang digadang-gadang sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Jayapura terkuat ini mengaku dirinya pernah mengusulkan usulan tersebut pada masa Pemerintahan Bupati Mathius Awoitauw untuk dikemas dalam Peraturan Bupati Jayapura, tentang penambahan anggaran BOS disetiap satuan pendidikan.

TJM juga merincikan besaran bantuan tersebut berdasarkan tingjatan satuan pendidikannya bahwa pada jenjang SMA/SMK diberikan bantuan sebesar 200 juta rupiah,SMP, 150 Juta,SD,100 juta dan pada jenjang TK 50 Juta rupiah.

“Jika di total keseluruhan berdasar satuan pendidikan maka dana yang dibutuhkan adalah 45 miliar rupiah. Hal tersebut tidak pernah gubris sama sekali,” jelasnya.

Walau demikian,lanjut TJM, bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti untuk menyampaikan gagasan serta idenya  yang bersifat terobosan baru bagi peningkatan pelayanan pendidikan di Daerah ini. Bahkan jika dirinya terpilih menjadi Bupati Jayapura nanti gagasan tersebut akan menjadi program prioritas dirinya untuk 100 hari kerja pertama agar proses peningkatan mutu Pendidikan di semua sektor Pendidikan dapat berjalan dengan maksimal.

Yang namanya sekolah, kata Mokay, bangunan fisik serta pengelola didalamnya merupakan sebuah sarana penting yang perlu mendapat sentuhan serius dari Pemerintah.

Karena Pendidikan merupakan satu-satunya jalan atau jembatan emas untuk membawa generasi muda Kabupaten Jayapura keluar dari ketertinggalan dan kemiskinan.

“Setiap saat kita dengungkan soal indeks pembangunan manusia di daerah ini, tetapi secara nyata upaya dan perhatian yang wajib diberikan oleh pemerintah kepada warga didiknya tidak terlaksana,” pungkasnya.

(Ewax)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *