Berita Papua, Sentani — Pasca penyatuan Persekutuan Gereja-Gereja di Jayapura (PGGJ) Kabupaten Jayapura oleh Pemerintah Daerah belum lama ini, kini wadah berhimpunnya gereja-gereja di Bumi khenambai Umbay tersebut sedang bersiap-siap melaksanakan Konferensi yang di awali dengan pra konferensi guna memilih pengurus baru dan penyusunan program.
Ketua Panitia Konferensi PGGJ yang juga sebagai Wakil Bupati Jayapura, Haris Ricard S. Yocku dalam sebuah kesempatan kepada media ini menjelaskan, bersatunya kembali PGGJ baik dari kubu Pdt. JS maupun Pdt. NM tersebut adalah bagian dari rancangan Tuhan yang dinyatakan Tuhan melalui dirinya mewakili pemerintah menyatukan kedua kubu.
Pihaknya sebagai pemerintah daerah sebenarnya sangat prihatin dengan kondisi dualism di tubuh PGGJ Kabupaten Jayapura yang terjadi selama ini. Oleh karena itu, setelah di lantik menjadi wakil bupati bersama bupati, dirinya minta ijin kepada bupati guna menghadiri dan sekaligus menyatukan dualisme kepengurusan PGGJ Kabupaten Jayapura.
“Dan puji Tuhan apa yang menjadi mimpi dan harapan para hamba-hamba Tuhan untuk penyatuan sudah terlaksana, dan untuk sementara waktu saya sendiri di percayakan oleh hampir semua hamba-hamba Tuhan menjadi Ketua Panitia persiapan, pra konferensi maupun konferensi,” bebernya.
Dikatakan, untuk melaksanakan konferensi tersebut panitia mulai mencari dana, pra sarana, tempat, persiapan dan lain. Ia juga optimis bahwa kepanitiaan konferensi PGGJ yang di nakhodainya akan bekerja maksimal untuk mensukseskan kegiatan tersebut karena hampir sebagian besar orang-orang dalam struktur kepanitiaan adalah orang-orang yang sangat familiar dalam memimpin organisasi.
“Rencana konferensi dan pra konferensi itu akan di laksanakan pada tanggal, 30 April, dan tanggal 2, 3 Mei. Tanggal 30 April itu pra konferensi, sedangkan tanggal 1 dan 2 Mei itu konferensi. Tanggal 1 Mei materinya penyusunan program dan pemilihan pengurus PGGJ yang baru, tanggal 2 Mei materinya pelantikan pengurus PGGJ,” jelasnya.
Ditegaskan, keterlibatan pihaknya sebagai pemerintah hanya sampai di pelaksanaan konferensi, selanjutnya setelah terpilih pengurus baru maka tongkat estafet PGGJ sepenuhnya diserahkan kepada pengurus terpilih, pihaknya akan menjadi mitra PGGJ.
Sementara di singgung tentang tentang peserta dan jumlah peserta konferensi, Yocku menyebut, peserta konferensi berasal dari lingkungan gereja-gereja di Kabupaten Jayapura dengan target peserta berkisar 250 – 300 peserta, namun untuk lebih jelasnya akan diatur oleh Stering Comite (SC) dan sekretaris panitia.
Ia juga menyampaikan, bahwa sesuai dengan harapan dari hamba-hamba Tuhan, konferensi PGGJ Kabupaten Jayapura dapat di buka secara resmi oleh Bupati Jayapura, tatapi juga bapa bupati turut meyaksikan pelantikan pengurus PGGJ yang baru yang akan di lantik nanti oleh Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP).
“Atas nama panitia, kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapa Bupati Jayapura karena beliau ini sangat intens sekali, begitu selesai pelantikan langsung meminta saya sebagai Wakil Bupati tetapi juga sebagai adiknya untuk menyelesaikan apa yang bisa di selesaikan, salah satunya adalah penyatuan PGGJ ini,” ucapnya.
(Yanpiet Festus Tungkoye)











