Berita Papua, Sentani — Suasana santai menjelang waktu berbuka puasa di kawasan perumahan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, mendadak berubah menjadi mencekam, Sabtu (07/03/2026) sore.
Sebuah rumah dua lantai di Jalur 4 Nomor 84 dilalap si jago merah, membuat penghuni dan warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri serta berusaha menjinakkan amukan api.
Api pertama kali diketahui oleh Asisten Rumah Tangga (ART) korban sekitar pukul 17.30 WIT. Saat itu, ia sedang menyapu di dalam rumah dan dikejutkan dengan suara mirip ledakan dari lantai atas. Saat naik untuk memeriksa, ia mendapati kepulan asap tebal disertai bara api yang sudah mulai membesar. Tanpa menunggu waktu, ia langsung berteriak memberitahukan pemilik rumah yang sedang berada di kamar bersama istri.
“Keluarga sedang bersiap untuk berbuka puasa. Saksi (ART) langsung memberitahu pemilik rumah bahwa di lantai dua sudah terlihat api dan asap tebal,” ujar Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali.
Mendengar laporan tersebut, pemilik rumah segera meminta pertolongan warga sekitar untuk berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, laporan masuk ke pihak kepolisian. Bergerak cepat, Tim Piket Pawas Polres Jayapura yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim bersama tim identifikasi meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tiba pada pukul 18.00 WIT.
Saat tiba di lokasi, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) sudah berjibaku melawan kobaran api yang semakin membesar dan membahayakan bangunan di sekitarnya. Personel Polres Jayapura langsung melakukan sterilisasi lokasi sekaligus membantu proses pemadaman. Bantuan tambahan berupa satu unit mobil Water Canon dari Polres Jayapura dikerahkan untuk mempercepat proses pendinginan.
Setelah kurang lebih 1 jam berjuang melawan panasnya api, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 WIT berkat kerja sama antara petugas Damkar, personel kepolisian, dan warga sekitar.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dampak kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Seluruh isi rumah yang berada di lantai dua beserta bangunannya dilaporkan hangus terbakar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk memeriksa saksi-saksi di lokasi,” pungkas AKP Alamsyah Ali.
(Yan Mofu)











