BeritaPapua.co, Sentani — Konstitusi negara sangat menjamin, bahwa setiap warga negara mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. Konstitusi juga memberikan ruang yang seluas-luas kepada setiap warga negara untuk maju mencalonkan diri pada setiap jenis dan jenjang jabatan, termasuk maju mencalonkan diri sebagai gubernur.
Kendati negara melalui konstitusi memberikan ruang, tetapi ada aturan dan ketentuan yang hendaknya diikuti dan dilalui. Proses Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu ketentuan yang harus diikuti untuk mewujudnyatakan perintah kostutitusi terkait hak setiap warga negara untuk maju sebagai calon kepala daerah.
Sebagai salah satu warga negara yang juga mempunyai hak untuk maju sebagai calon kepala daerah, Mathius Awoitauw yang sering di sapa MA, berencana maju sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Provinsi Papua pada Pemilu Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Pemilu Tahun 2024 mendatang.
Rencana MA maju Bacagub Papua tidak hanya sebatas memenuhi kentuan konstitusi atau perintah partai, tetapi juga dirinya berencana maju sebagai Bacagub karena ia membawa ide dan gagasan demi membangun provinsi tertimur di negara ini.
“Saya hanya mau bilang, kalau saya maju gubernur itu bermodalkan ide dan gagasan. Sebab, hanya dengan ide dan gagasan kita bisa dapat membangun daerah ini kearah yang lebih baik,” ujar Bacagub Papua yang hendak di usung oleh Partai NasDem ini kepada awak media saat ditemui di Kantor DPW Partai NasDem Papua di Hawai Sentani, Senin (27/02).
Dirinya, sangat optimis bahwa ide dan gagasan yang akan di bawa olehnya adalah benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan di provinsi tertua di Pulau Papua ini.
Menurut mantan bupati Jayapura 2 periode ini, ide dan gagasan yang menjadi modal dirinya berencana maju Gubernur Papua adalah, bagaimana keberpihakan negara kepada Papua lewat kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) itu benar-benar digunakan secara baik. Salah satunya adalah lewat keberpihakan kepada masyarakat adat.
Dijelaskannya, Otsus tidak hanya sebatas mengenai jumlah uang, tetapi lebih daripada itu adalah, hak-hak masyarakat, baik masyarakat adat tetapi juga masyarakat nusantara untuk mendapatkan pembangunan yang layak demi mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.
Awoitauw menyebut, ide dan gagasan lainnya juga bahwa, semua suku yang mendiami negeri ini hendaknya di berikan ruang dan kesempatan sesuai dengan ketentuan untuk turut berperan aktif, bergandengan tangan, dalam satu persatuan membangun daerah ini.
“Niat saya untuk maju sebagai Bacagub Papua adalah tulus untuk membangun Papua melalui ide dan gagasan, tidak untuk mengejar kepentingan politik dan ambisi kekuasaan,” pungkas pria yang lazim disebut dengan Bapak Kebangkitan Masyarakat Adat ini.
(YFT)











