Berita Papua, Jayapura — Partai Golkar mengungkapkan sejumlah alasan kuat di balik keputusan memberikan rekomendasi kepada Paulus Waterpauw sebagai calon Gubernur Papua dalam Pilkada 2024.
Martinus Werimon, Pengurus DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Tanah Papua, menjelaskan pertimbangan partai dalam wawancara pada Selasa (23/7/2024).
“Pilkada 2024 ini Golkar lebih fokus kepada kader. Pak Paulus Waterpauw adalah kader Partai Golkar sebagai Ketua DPD Golkar Papua Barat, sehingga rekomendasi diberikan kepada beliau,” ujarnya.
Selain statusnya sebagai kader, Waterpauw juga unggul dalam survei internal partai.
“Dari survei yang dilakukan, beliau unggul dari beberapa kandidat lainnya, sehingga ini menjadi pertimbangan untuk memberikan rekomendasi,” tegas Werimon.
Kata dia, track record Waterpauw juga menjadi faktor penentu.
“Beliau Polisi bintang 3, mantan Kapolda Sumut, 2 kali Kapolda Papua, dan dua kali Pj Gubernur Papua Barat. Artinya beliau punya track record yang luar biasa dan merupakan kader bangsa yang luar biasa,” ungkapnya.
Werimon menegaskan bahwa Golkar bertekad untuk memenangkan Pilgub Papua.
“Golkar tak mungkin memberi rekomendasi ke orang yang besok kalah. Kita ingin menang, jadi rekomendasi yang dikeluarkan harus kepada orang yang tepat. Beliau kader internal dan Golkar tidak salah dalam memberikan rekomendasi,” tegasnya.
Rekomendasi resmi telah diserahkan oleh Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, kepada Paulus Waterpauw pada Jumat (19/7/2024) malam.
Penyerahan ini disaksikan oleh Plt Ketua DPD Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dan Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus.
Dengan dukungan solid dari Partai Golkar yang meraih 10 kursi di DPRD Papua pada Pemilu 2024 lalu, Paulus Waterpauw diproyeksikan sebagai calon kuat dalam pertarungan Pilgub Papua 2024. Keputusan ini mencerminkan strategi Golkar untuk memaksimalkan peluang kemenangan dengan mengandalkan kader internal yang berpengalaman dan populer di Papua.
(Redaksi)











