Politik

Isu Kotak Kosong di Pilkada Papua, PGGP Serukan Tak Mau Jika Hanya Calon Tunggal Yang Bertarung

357
×

Isu Kotak Kosong di Pilkada Papua, PGGP Serukan Tak Mau Jika Hanya Calon Tunggal Yang Bertarung

Sebarkan artikel ini
Tampak Persekutuan Gereja Gereja Papua saat menggelar keterangan pers terkait isu Kotak Kosong Pilkada 2024, yang di Kantor MRP Provinsi Papua, Jumat (16/8).

Berita Papua, Jayapura — Persekutuan Gereja-gereja di Papua (PGGP) menanggapi isu munculnya calon tunggal dalam Pilkada 2024 di Papua.

Ketua PGGP, Uskup Mgr Yanuarius Theopilus Matopai You, menegaskan pentingnya menjaga hak demokrasi masyarakat Papua.

“Kami bertindak sebagai penjaga moral dari masyarakat. Karena kami mendengar bahwa beberapa waktu terakhir ini, masyarakat agak gelisah, cemas bahwa nanti ada kotak kosong di Pilkada Papua,” ungkap Uskup Yanuarius dalam keterangan pers di Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) pada Jumat siang, 16 Agustus 2024.

Ketua PGGP menyebut bahwa kehadiran calon tunggal dapat mengancam kebebasan masyarakat dalam berpolitik.

“Jangan sampai ada calon tunggal di pilkada ini, itu yang masyarakat tidak inginkan. Kalau hanya satu pasangan, berarti masyarakat merasa hak demokrasinya tidak dapat disalurkan dengan baik,” tegas Uskup Yanuarius.

Dikatakan, jika saat ini PGGP berharap penyelenggaraan Pilkada dapat mengakomodir aspirasi masyarakat Papua, agar tidak menerima calon tunggal.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan jujur, adil, damai dan bermartabat.

“Selain itu, kami juga mengharapkan agar semua pihak yang terkait hendaknya dapat mendukung dan mengakomodir keinginan dari masyarakat. Sebab, masyarakatlah yang membutuhkan pemimpin untuk membangun Papua,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)