Politik

Pasangan Wil-Yon Jalani Tes Kesehatan di RSJ Abepura Jayapura

61
×

Pasangan Wil-Yon Jalani Tes Kesehatan di RSJ Abepura Jayapura

Sebarkan artikel ini
Tampak Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Willem Wandik dan Yotam Wonda usai menjalani serangkaian tes kesehatan di RSJ Abepura Jayapura.

Berita Papua, Jayapura — Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Willem Wandik dan Yotam Wonda, telah menjalani serangkaian tes kesehatan dan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, Sabtu (31/8/2024).

Proses tersebut merupakan bagian dari persyaratan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk maju sebagai calon kepala daerah untuk berkontestasi di Pilkada 2024.

Willem Wandik mengatakan bahwa proses pemeriksaan berjalan dengan tertib dan lancar.

“Kami baru saja selesai mengikuti tes psikologi di RSJ Abepura. Semua berjalan dengan baik atas dukungan yang diberikan oleh pihak rumah sakit,” ujarnya.

Ia mengaku berhasil menyelesaikan 570 soal yang diberikan dalam tes kejiwaan.

“Ada 570 soal. Ya, kita harus mengerjakannya secara teliti dan hati-hati. Jangan sampai salah. Nah, tentu ini berjalan lancar atas penyertaan Sang Kepala Gereja,” tambahnya.

Ia berharap hasil tes ini akan memberikan nilai tambah bagi pasangannya dalam memenuhi syarat yang telah ditetapkan KPU.

Selain tes kejiwaan, pasangan ini juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Jayapura yang juga berjalan dengan lancar.

Wandik dan Wonda mengusung visi “Tolikara Bersatu” dalam pencalonan mereka. Mereka bertekad untuk menciptakan suasana yang lebih harmonis dan menghindari gesekan-gesekan yang pernah terjadi pada pemilu atau pilkada sebelumnya.

“Kami hadir untuk menciptakan kedamaian yang lebih harmonis, terus memperkuat kebersamaan sehingga bisa menghindari gesekan-gesekan yang pernah terjadi sebelumnya,” tegas Wandik.

“Oleh sebab itu, saya dan Yotam hadir di Tolikara sebagai kandidat Bupati dan Wakil Bupati Tolikara menjadi peserta Pilkada untuk menghadirkan suasana yang harmonis dan unity di tengah-tengah kehidupan bergereja dan bermasyarakat di Tolikara,” pungkasnya.

(Redaksi)