Berita Papua,Jayapura — Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, Boy Markus Dawir – Dipo Wibowo (BMD – Dipo) meresmikan posko pemenangan ke-5 di distrik Jayapura Utara untuk Pilkada Kota Jayapura.
Peresmian posko pemenangan itu dilakukan di jalan percetakan tepatnya di pusat kota Jayapura pada Senin (9/9/24) bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke-23.
Kepada media, BMD menyebut, bahwa dirinya telah terpilih kembali sebagai Anggota DPR Provinsi untuk periode keempat. Namun, demi fokus bekerja untuk masyarakat Kota Jayapura, ia memutuskan untuk meninggalkan kursi di DPR Provinsi
“Saya tinggalkan kursi saya di DPR Provinsi untuk demi kita bekerja bagaimana masalah-masalah di kota ini bisa kita tuntaskan. Tidak 100%, tapi kita bisa kerja maksimal untuk bisa mensejahterakan rakyat yang ada di Kota Jayapura,” ujar Boy Markus Dawir.
BMD berkomitmen akan bekerja maksimal untuk mensejahterakan masyarakat Kota Jayapura.

“Kita akan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar yang belum selesai, seperti jalan lingkungan, drainase, dan perbaikan rumah-rumah masyarakat,” ujar Dawir. Ia juga berjanji untuk merevitalisasi daerah-daerah kota yang masih tertinggal.
Ia juga menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menciptakan Kota Jayapura yang aman, nyaman, dan damai, serta berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan para tokoh agama, termasuk pelayan Tuhan dan ulama, serta tokoh-tokoh masyarakat.
“Bidang pendidikan dan kesehatan sudah pasti akan menjadi prioritas kami,” tegas BMD.
Bahkan, Ia berencana untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memaksimalkan kesejahteraan rakyat Kota Jayapura.
Tak hanya itu, BMD juga mengkritisi kurangnya inovasi dari pemerintah kota saat ini dalam menjemput bola untuk kepentingan masyarakat.
BMD berjanji bakal mencari solusi dan pendanaan untuk berbagai proyek pembangunan, termasuk jalan, jembatan, rumah masyarakat, air bersih, dan infrastruktur lainnya.
“Kita akan cari solusi lain agar tidak memberatkan UMKM di Kota Jayapura. Masalah pajak bagi UMKM akan menjadi konsentrasi kami, bagaimana kita bisa hitung dan menurunkannya,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











