Berita Papua, Nduga — Intelektual kabupaten Nduga mendesak aparat keamanan untuk memperketat pengawasan menjelang pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November 2024.
Arim Tabuni, tim relawan Dinar Kelnea dan Yoas Beon (Diyo) yang juga merupakan intelektual Kabupaten Nduga, menyampaikan sejumlah hal krusial yang perlu mendapat perhatian khusus dari Kapolres dan Dandim Nduga.
“Kami minta untuk Pilkada kali ini, keamanan dan ketertiban masyarakat harus terjaga. Khususnya masalah peredaran minuman keras, mulai sekarang hingga 27 November 2024 harus steril,” tegas Tabuni di Kenyam, Jumat (22/11/24).
Menurutnya, pihaknya telah mendeteksi sumber peredaran minuman keras di ibukota Kabupaten Nduga.
“Kami sudah mengetahui sumbernya. Jangan sampai ada kelalaian keamanan yang bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Tabuni mengingatkan bahwa kontestasi Pilkada kali ini diikuti oleh putra daerah Nduga, baik paslon nomor 1 maupun nomor 2. Ia meminta aparat untuk mengawasi titik-titik yang dianggap rawan, termasuk lokasi peredaran minuman keras.
“Beberapa hari terakhir sudah terjadi perkelahian dan kerusakan akibat minuman keras. Kami minta pengawasan ini berlanjut hingga perayaan Natal,” imbuhnya.
Selain itu, Tabuni juga meminta aparat melakukan sweeping terhadap peredaran minuman keras dan senjata tajam.
“Mari lakukan sweeping bersama-sama. Ini demi keamanan kita bersama menuju pencoblosan 27 November hingga Natal nanti,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, sejumlah pemuda di Kenyam melakukan pengerusakan barang milik pedang kios dan sebuah truck pada
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Nduga belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan tersebut.
(Redaksi)











