Politik

Tokoh Pemuda Nduga Desak Pansus DPRK Segera Tuntaskan Pemilihan Wakil Bupati

0
×

Tokoh Pemuda Nduga Desak Pansus DPRK Segera Tuntaskan Pemilihan Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini
Tokoh pemuda Kabupaten Nduga, Arim Tabuni.

Berita Papua, Sentani — Tokoh pemuda Kabupaten Nduga, Arim Tabuni, mendesak Panitia Khusus (Pansus) DPRK Nduga untuk segera mengambil keputusan tegas dalam pemilihan calon wakil bupati guna mengisi kekosongan jabatan yang telah berlangsung cukup lama.

Kekosongan kursi wakil bupati terjadi setelah Bupati Nduga Dinar Kelnea meninggal dunia dan posisinya digantikan oleh Yoas Beon yang sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati. Pergantian ini menyisakan kekosongan pada kursi wakil bupati, dan tahapan pemilihan penggantinya kini tengah berlangsung.

2 nama telah masuk dalam bursa calon wakil bupati Nduga untuk sisa masa jabatan 2025–2030, yakni Paulus Ubruangge dan Maniap Kogoya.

“Kalau kita lambat-lambat memilih wakil bupati, pembangunan tidak akan jalan. Sudah 3 tahun, 2 tahun sudah habis,” tegas Arim Tabuni di Sentani, Kamis (26/2/2026)

Arim juga mengingatkan bahwa ke-2 calon merupakan bagian dari tim inti pasangan “Diyo” sebutan untuk pasangan Dinar Kelnea dan Yoas Beon pada Pilkada 2024.

Ia menekankan bahwa proses seleksi tidak boleh dipengaruhi oleh tekanan dari pihak manapun, dan meminta Pansus serta tim ahli yang terlibat untuk menilai secara objektif berdasarkan kondisi riil di lapangan.

“Jangan melihat dari sisi tekanan dari calon wakil bupati. Mereka berdua adalah tim inti Diyo yang kini masuk dalam bursa calon. Tidak perlu memihak pihak ini atau itu. Itu konsumsi publik yang salah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arim mengingatkan bahwa 32 distrik di Kabupaten Nduga perlu memahami bahwa rakyat telah memilih bupati mereka, dan kekosongan jabatan wakil bupati berpotensi menghambat jalannya pemerintahan serta pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah.

“Apapun yang terjadi, kami tidak membela siapa-siapa. Kami sedang mengawal visi misi Diyo agar tetap berjalan,” pungkasnya, seraya meminta DPRD segera mengambil keputusan tanpa penundaan lebih lanjut.

Proses pemilihan calon wakil bupati Nduga saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat Pansus DPRK Nduga.

(Redaksi)