Saireri

Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Serui, 1 Oknum TNI Diamankan

74
×

Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Serui, 1 Oknum TNI Diamankan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/ google

BeritaPapua.co, Serui — Dua kelompok warga di distrik Teluk Ampimoi dikabarkan terlibat perkelahian yang mengakibatkan korban luka – luka dikedua belah pihak.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi membenarkan telah terjadinya perkelahian antar pemuda di dua kampung yaitu kampung Randawaya dan kampung Warironi distrik teluk Ampimoi pada Rabu (4/5/22) malam pukul 21.00 WIT.

“Saat kami mendapatkan informasi, anggota Polres langsung menuju ke tempat kejadian untuk melakukan pengamanan juga meredam aksi massa susulan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Ipda Dedy Syahputra Bintang dan yang paling utama adalah mengevakuasi korban untuk dilakukan penanganan secara medis,” terangya.

Kapolres menjelaskan, motiv terjadinya perkelahian tersebut yaitu pemuda di kampung randawaya sedang berkumpul-kumpul di badan jalan sehingga membuat masyarakat yang melintas terasa terganggu dan pengendara menegur sekelompok pemuda tersebut, namun tidak terima di tegur langsung melakukan pemukulan kepada pengendara tersebut dan dari kejadian pemukulan itu tidak terima pengendara (korban) langsung menginformasikan kepada pemuda pemuda di kampungnya (kampung warironi) untuk melakukan pembalasan.

“kejadian saling menyerang ini mengakibatkan adanya korban luka-luka dari kedua kelompok tersebut, empat dari kampung randawaya dan dua dari kampung warironi dengan total ada enam korban baik itu korban atas pemukulan tangan kosong juga yang menggunakan senjata tajam,” ungkap Kapolres Yapen melalui via teleponnya, Kamis (5/5/22).

Dari kejadian itu  terindikasi ada tiga orang yang  sudah di amankan yaitu dua masyarakat sipil dan satunya merupakan oknum anggota TNI yang bertugas di Kodam XVIII Kasuari Papua Barat.

Sedangkan para korban sudah di evakuasi ke RSUD Serui yang sebelumnya mendapatkan  pertolongan medis di puskesmas setempat namun keterbatasan peralatan medis, sehingga kemudian dirujuk ke RSUD agar mendapatkan perawatan yang lebih memadai.

“kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kodim 1709/Yawa guna memastikan statusnya apakah yang bersangkutan di sini dalam rangka cuti atau ada hal lain itu yang masih di dalami bahkan yang bersangkutan saat ini sedang di tangani medis dan proses hukumnya sudah berjalan untuk di proses,” tegas Kapolres Yapen.

Untuk situasi sendiri, Kapolres sampaikan sudah menurunkan anggotanya pasca kejadian hingga beberapa hari kedepan guna lebih memastikan situasi tetap aman dan  kondusif.

(AG)