Saireri

PGRI Datangi Polres Yapen Berikan Dukungan Pengungkapan Penganiayaan Guru SD

0
×

PGRI Datangi Polres Yapen Berikan Dukungan Pengungkapan Penganiayaan Guru SD

Sebarkan artikel ini
Pengurus PGRI Kepulauan saat bertemu Kabag Ops Kompol L Simanjuntak untuk memberikan dukungan pengungkapan kasus penganiyaan yang dialami seorang guru SD

BeritaPapua.co, Serui — Datangi Polres, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kepulauan Yapen berikan dukungan pengungkapan kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang  Guru SD yang dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK) pada tanggal 05 Februari 2023 lalu, di Kampung Cina Tua Distrik  Yapen Selatan.

Kedatangan organisasi Guru ini merupakan para pengurus PGRI dan diterima Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih melalui Kabag Ops Kompol Lintong Simanjuntak, Senin (5/2/2023).

Ketua PGRI Kepulauan Yapen Philipus Wairara, S.Pd saat diwawancarai Wartawan menyampaikan, turut prihatin atas peristiwa naas yang menimpa seorang Ibu Guru Honorer di SD Inpres Cinatua. Maka dengan itu mereka mendatangi Polres Kepulauan Yapen untuk memberikan dukungan kepihak kepolisian agar dapat mengungkap siapa pelaku penganiayaan dan memprosesnya secara hukum.

“Hari ini kami datang ke Polres Kepulauan Yapen untuk menyampaikan dukungan kepada pihat kepolisian dalam mengusut, mencari, menangkap dan memproses pelaku penganiayaan seorang Guru di CinaTua,” ungkap Woirara.

Wairara mengungkapkan bahwa sebelum mendatangi Polres Yapen mereka telah menjenguk Korban untuk memberikan dukungan kepada korban yang sedang menjalani pengobatan di RSUD Serui. Merekapun mengutuk keras perbuatan yang dilakukan pelaku.

“Kami secara tegas mengutuk keras perbuatan pelaku terhadap korban, karna saat kami menjenguk korban di rumah sakit, ibu ini adalah tumpuan keluarga menghidupi  anak-anak nya yang seorang guru honorer,” kata Wairara.

Sementara itu Kabag Ops Polres Yapen Kompol Lintong Simajuntak, SH,MH mengatakan kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani Reskrim Polres Yapen dan masih tahap lidik mengumpulkan barang bukti dan alat bukti. salah satu barang bukti berupa Jaket Switer telah diamankan. Ia pun berharap apabila ada warga masyarakat yang mempunyai informasi terkait kasus ini dapat di informasikan ke pihak kepolisian untuk mempermudah pengungkapan kasus tersebut.

“Untuk mengungkap kasus ini kita sudah melakukan olah TKP di rumah korban, kita juga berharap apabila ada warga maupun keluarganya yang mungkin melihat tanda-tanda di sekitar rumah korban segera di informasikan kepada kami,” pungkasnya.

Lanjut Lintong Simajuntak mengungkapkan untuk peristiwa penganiayaan ini pihaknya serius melakukan pengungkapan mengingat kasus ini tergolong penganiayaan berat. Maka untuk itu masyarakat diminta untuk jangan membentuk opini-opini liar yang tidak sesuai dengan fakta kejadian.

“Ini suatu tindak pidana penganiayaan berat, kita betul-betul berusaha mengungkap kasus ini, menangkap pelaku dan memprosesnya secara hukum,” tandasnya.

(AG)