BeritaPapua.co, Serui — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Erny Renny Tania didampingi Kepala Distrik Yapen Timur, Hegel Yawandare menghadiri Ibadah Syukur HUT ke 96 Pekabaran Injil di Teluk Sumberbaba, Kamis (27/07/2023).
Ibadah syukur perayaan HPI ke 96 Tahun dipimpin pelayan firman Pdt. Nicolaus Daniel Luturmase dengan pembacaan Alkitab yang terambil dari kitab Injil Yohanis 15:1-8. Dalam khotbahnya, HPI ini merupakan sejarah dan hari penting bagi seluruh umat kristiani di Yapen Timur untuk bersatu dalam penyebaran dan pelayanan injil.
Suasana ibadah yang berlangsung penuh hikmah ,diisi Pujian dan Vokal Grup, Siswa Pelajar, Persekutuan pemuda Gereja, warga jemaat bahkan dari Mahasiswa Fisip Uncen Jayapura.
Dalam sambutan Penjabat Bupati Kepulauan Yapen Cyfrianus Yustus Mambay yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Erny Renny Tania menyampaikan peringatan pekabaran injil ini tidak sekedar menjadi seremoni tahunan dalam menghormati peristiwa bersejarah masuknya injil di Teluk Sumberbaba.
“Atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat memperingati 96 Tahun Pekabaran Injil, kepada seluruh persekutuan jemaat-jemaat GKI serta Denominasi di wilayah Yapen Timur,” Ujar Sekda Yapen
Sekda Kepulauan Yapen Erny Renny Tania mengatakan, Api Injil itu sudah dibawa guru guru injil Thomas marthen Diaz pada tanggal 27 Juli 1927. Api injil terus menyala dari Teluk Sumberbaba ke semua umat yang ada di Yapen Timur ini.
Diatas Tanah ini, Sejarah pekabaran injil terbukti dan membangun seluruh aspek hidup manusia.
Sekda menyampaikan, bahwa Pekabaran injil menjadi momentum untuk berbenah diri, meninggalkan kebiasaan kebiasaan buruk yang tidak sepadan dengan injil.
“Berperilaku hidup sepadan dengan kebenaran terang injil, kita yakini Yapen Timur tapi juga Kepulauan Yapen akan selalu aman dan kondusif,” ucap Erny
Dirinya terus mengingatkan seluruh warga jemaat melakukan kebenaran injil serta berpartisipasi menghadapi pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang agar dapat berjalan lancar dan sukses, dengan mengajak seluruh warga jemaat bersama-sama berdoa dan menjaga persatuan.
Sementara itu, terkait dengan sasi yang dirangkaikan dalam ibadah, pada prinsipnya pemerintah menyambut baik hal tersebut, sebagai wujud perhatian upaya yang baik dari gereja, pemerintah kampung nunsembai maupun pemilik hadlk adat terhadap tradisi leluhur untuk alam semesta yang perlu dijaga.
Turut hadir dalam acara tersebut, Badan Pekerja Klasis GKI Yapen Timur, Kapolsek Yapen Timur, Dandramil Yapen Timur, Kepala kampung dan Aparat bamuskan, tamu undangan dan warga jemaat.
(A.Ginting)











