BeritaPapua.co, Serui — Pasca musibah kebakaran yang menghanguskan 8 unit rumah warga di kampung Warari ,Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Cyfrianus Yustus Mambay di dampingi Wakil Ketua II DPRD Yapen Fredolin Warkawani Anggota DPRD Roy Palunga serta Plt BPBD, Yohan Mauruds Muai mengunjungi warga terdampak kebakaran dan menyalurkan bantuan bahan makanan.
Usai menyerahkan bantuan PJ Bupati Cyfrianus Yustus Mambay menuturkan bahwa permintaan dari masyarakat agar pemerintah daerah membangun kembali bagian Eks Pasar yang terbakar namun hal itu masih dalam pertimbangan mengingat Lahan areal Pasar tersebut telah di ambil kembali oleh pemilik tanah keluarga Woru meskipun belum ada kejelasan yang pasti.
“Kalau di lihat areal yang kebakaran itu masih dalam bentuk los pasar namun Pasar tersebut saat ini tidak di manfaatkan untuk penjualan sehingga masyarakat memanfaatkan itu untuk menempati selama ini menjadi tempat tinggal,” ucapnya.
PJ Bupati pun mengatakan bahwa, sebelumnya telah memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa, perlu ada kejelasan tentang status kepemilikannya karena Los Pasar dan bangunan fisik pasar merupakan Aset milik Pemda Kepulauan Yapen.
“Pasar yang terbakar itu adalah aset pemerintah maka tidak bisa di bangun kembali sebagai pengganti pemukiman masyarakat karena masih Aset milik Pemerintah, Kalau lokasi yang lain bisa namun jika di lokasi yang sama belum bisa harus status kepemilikannya jelas dulu,” ujar Mambay.
Terkait status kepemilikan Tanah itu PJ Bupati akan menyampaikan kepada kepala bagian pemerintahan untuk melakukan kroscek kembali kebenaran lahan pasar tersebut, apakah menjadi milik pemerintah atau masyarakat dikarenakan terdapat beberapa bangunan pemerintah di sekitaran pasar tersebut seperti lokasi DAMRI dan rumah susun di depan pasar kebakaran ini .
Dikesempatan itu Pelaksana tugas BPBD Drs. Yohan Mauruds Muai mengemukakan bahwa masyarakat yang terdampak kebakaran di pasar Warari, saat ini menempati beberapa Los pasar yang masih kosong di bagian dalam, pihaknya akan melakukan identifikasi sesuai petunjuk PJ Bupati untuk mengetahui siapa sebenarnya pemilik sah atas tanah tempat pasar yang masyarakat tempati mengalami kebakaran.
(Aga/Ginting)











