Berita

Dapat Bantuan Kursi dan Mimbar dari Presiden, Pnt. GKI Bagaiserwar Sarmi: Hari Ini Kami Menerima Berkat Dari Tuhan

2
×

Dapat Bantuan Kursi dan Mimbar dari Presiden, Pnt. GKI Bagaiserwar Sarmi: Hari Ini Kami Menerima Berkat Dari Tuhan

Sebarkan artikel ini
Tampak Penatua Gereja GKI Bagaiserwar, Elisias Awete memberikan keterangan pers usai terima bantuan fasilitas berupa kursi dan meja dari Presiden Prabowo Subianto.

Berita Papua, Sarmi  — Gereja GKI Bagaiserwar, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi mendapatkan bantuan fasilitas berupa kursi dan mimbar dari Presiden Prabowo Subianto, Kamis (7/11/2025).

Sebagai perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan rumah ibadah di daerah-daerah terpencil Papua, untuk mendukung pelayanan gereja, penyerahan bantuan dilaksanakan di Kampung Bagaiserwar pada pukul 09.00 WIT.

Penatua Gereja GKI Bagaiserwar, Elisias Awete menyampaikan syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima. Menurutnya, fasilitas ini akan sangat mendukung kegiatan pelayanan gereja kepada masyarakat.

“Puji Tuhan, hari ini kami menerima berkat dari Tuhan melalui Bapak Presiden Prabowo Subianto berupa kursi dan mimbar. Terima kasih banyak kami ucapkan. Kursi dan mimbar ini akan kami gunakan dalam mendukung kegiatan pelayanan gereja dan lebih memudahkan kami dalam melakukan pelayanan ibadah kepada masyarakat di Kampung Bagaiserwar,” ujar Elisias.

Ia menjelaskan bahwa selama ini gereja terkendala fasilitas dalam melakukan pelayanan ke rumah-rumah jemaat. Dengan adanya bantuan ini, operasional pelayanan gereja akan lebih mudah dilakukan.

Elisias menyebut bahwa bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat, mengingat gereja sedang dalam proses pembangunan gedung sementara dan renovasi gedung lama.

“Bantuan ini sangat bermanfaat, di mana memang selama ini kami terkendala fasilitas berupa kursi dan mimbar dalam melakukan pelayanan ke rumah-rumah masyarakat. Dengan adanya bantuan ini akan sangat memudahkan, apalagi saat ini kami sedang membangun gereja sementara dan gereja yang lama akan dilakukan renovasi, sehingga kami sangat membutuhkan fasilitas dalam mendukung operasional gereja, apalagi menjelang perayaan Natal tahun 2025,” jelasnya.

Pendeta Elisias juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada jemaat terkait pentingnya menjaga perdamaian di Papua.

“Saya akan terus memberikan edukasi kepada jemaat dalam setiap pelayanan ibadah agar selalu menjaga kedamaian di Tanah Papua dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab, serta bersama-sama pemerintah dan adat dalam mendukung pembangunan di Papua, terkhusus di Kabupaten Sarmi,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)