Berita

Ondoafi Aurimi di Sarmi Gelar Sosialisasi Pelestarian Budaya dan Kerajinan Suku Armati

0
×

Ondoafi Aurimi di Sarmi Gelar Sosialisasi Pelestarian Budaya dan Kerajinan Suku Armati

Sebarkan artikel ini
Tampak Ondoafi Kampung Aurimi, Eliazer Weiraso didampingi tokoh adat saat menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat kampung.

Berita Papua, Sarmi — Ondoafi Kampung Aurimi, Eliazer Weiraso, menggelar sosialisasi pemberdayaan masyarakat adat dalam melestarikan budaya dan kerajinan masyarakat adat Suku Armati di Distrik Apawer Hulu, Kabupaten Sarmi, Papua, Rabu (5/11/2025).

Sosialisasi yang dihadiri oleh tokoh adat dan masyarakat adat Suku Armati juga menerima bantuan sosial berupa paket sembako dari Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat adat di Papua.

Ondoafi Eliazer Weiraso menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan salah satu cara untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat Aryo tentang pentingnya melestarikan budaya sebagai kekayaan bangsa Indonesia.

Tampak Ondoafi Kampung Aurimi, Eliazer Weiraso didampingi tokoh adat saat menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat kampung.

“Budaya ini merupakan salah satu kekayaan dari negara Indonesia, sehingga harapannya dengan menghargai budaya, maka kita juga pastinya akan menghargai negara kita,” ujar Eliazer Weiraso.

Ondoafi Aurimi menekankan bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang harus dijaga. Menurutnya, wawasan kebangsaan masyarakat harus tumbuh dalam jiwa masyarakat, dan hal tersebut dimulai dari hal-hal kecil seperti menghargai budaya.

“Jika kita sudah bisa memberikan penghargaan terhadap hal-hal kecil, maka sudah pasti kita akan menghargai negara kita. Tentunya kita juga akan membantu pemerintah dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di tanah ini sehingga pemerintah akan lebih mudah membangun wilayah kita,” jelasnya.

Tampak masyarakat Kampung Aurimi menerima bantuan paket sembako dari Presiden Prabowo Subianto.

Eliazer Weiraso menggarisbawahi pentingnya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi secara rutin agar masyarakat dapat mengerti dan memahami cara hidup bersama serta menghargai budaya-budaya yang ada.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa itu bernegara dan menghargai apa yang negara telah berikan. Pada kesempatan ini saya memberikan sosialisasi agar masyarakat dapat memahami, meskipun tidak semuanya tapi minimal sebagian, sehingga mereka dapat memperkaya pola pikirnya tentang bagaimana kita hidup berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ondoafi Aurimi berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga budaya lokal dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran masyarakat adat Suku Armati untuk terus melestarikan budaya dan kerajinan tradisional sebagai warisan leluhur sekaligus identitas bangsa.

(Renaldo Tulak)