Berita Papua, Jayapura — Ondofolo Kampung Yoka, David Mebri, melakukan kunjungan kasih dalam rangka menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada mahasiswa di Asrama Putra-Putri Mahasiswa Manokwari Papua Barat yang berlokasi di Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (15/12/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program penyaluran bantuan sosial ke seluruh asrama mahasiswa yang berada di wilayah adat Ondofolo Yoka, yang dilaksanakan menjelang perayaan Natal 2025.
Dalam sambutannya, David Mebri menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Kampung Yoka.
“Dalam suasana Natal tahun ini, kami memberikan sedikit bantuan kepada adik-adik di asrama sebagai bentuk kepedulian dan kasih Natal,” ujarnya.
Mebri menjelaskan bahwa program ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Ia menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto mempercayakan para Ondoafi untuk menyalurkan bantuan sembako Natal melalui kunjungan kasih di seluruh wilayah hak ulayat adat.
“Saya dipercayakan Bapak Presiden Prabowo untuk menyalurkan berkat dari negara,” katanya.
Ondofolo Yoka mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menjadi generasi yang peduli dan mampu membawa perubahan positif bagi Tanah Papua.
“Tujuan Bapak Presiden adalah bagaimana semua masyarakat di atas Tanah Papua harus bersatu, terutama pemuda-pemudi yang sedang mengenyam ilmu dan mengejar ketertinggalan,” imbuhnya.
Ia berharap bantuan ini dapat membantu mahasiswa yang tinggal di asrama dan mendorong mereka untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu.
“Kalau kita bersatu dan berjuang, kita bisa mencapai tujuan. Kalau kita tidak bersatu dan bercerai-berai, kita tidak akan berhasil,” tegasnya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Asrama Mahasiswa Putra-Putri Acemo Manokwari, Solfin Eptis Meidodga, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada mahasiswa di asrama.
“Kami sangat mengucapkan banyak terima kasih yang turut serta memperhatikan kami anak-anak mahasiswa di Asrama Acemo Manokwari di Jayapura. Kami senantiasa mempunyai keterbatasan dan kekurangan,” ungkap Meidodga.
Ia berharap kunjungan ini dapat membangun hubungan dan relasi yang lebih baik antara lembaga adat dengan mahasiswa.
“Mungkin ini pertama kali kami baru mengetahui Bapak Ondo. Kami akan terus membangun hubungan relasi lebih baik lagi, dan jika ada beberapa masalah, kami bisa berkoordinasi dengan Bapak,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











