Berita

Ratusan Jurnalis Bakal Hadiri Festival Media Perdana Se-Tanah Papua

0
×

Ratusan Jurnalis Bakal Hadiri Festival Media Perdana Se-Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Tampak persiapan Festival Media yang akan berlangsung selama 3 hari ini akan dipusatkan di area Bandara Lama Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire. (Ist)

Berita Papua, Nabire — Ratusan jurnalis dan insan pers dari 6 provinsi di Tanah Papua Raya siap memadati Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah untuk menghadiri Festival Media (Fesmed) perdana yang digelar 13–15 Januari 2026.

Acara yang diinisiasi Asosiasi Wartawan Papua (AWP) ini menjadi ajang yang pertama kali dalam sejarah jurnalistik kawasan Papua.

Ketua Panitia Festival Media se-Tanah Papua, Abeth Abraham You, memastikan seluruh persiapan teknis dan substansi acara telah mencapai tahap akhir.

“Persiapan sudah mencapai 95 persen atau H-1 menjelang pembukaan. Kami memastikan seluruh kebutuhan teknis dan substansi kegiatan sudah siap,” kata Abeth, Senin (12/1/2026).

Festival Media yang berlangsung selama 3 hari ini akan dipusatkan di area Bandara Lama Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire. Panitia mencatat sekitar 300 peserta akan hadir, terdiri dari wartawan aktif, wartawan senior, pelajar SMA/SMK, serta mahasiswa dari Kota Nabire dan wilayah sekitarnya.

Peserta berasal dari seluruh provinsi di Tanah Papua, meliputi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Barat. Sejumlah peserta bahkan telah tiba di Nabire sejak Jumat (10/1/2026), 2 hari sebelum pembukaan resmi.

Menurut Abeth, festival ini memiliki agenda strategis untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antarwartawan di Tanah Papua. Lebih dari sekadar pertemuan, forum ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi pers Papua untuk mengangkat isu-isu pembangunan, kemanusiaan, dan keadilan yang menjadi perhatian di kawasan tersebut.

“Festival ini bukan hanya ajang berkumpul, tetapi menjadi momentum membangun jejaring dan kolaborasi agar media di Papua semakin kuat dan profesional,” tegas Abeth.

Perhelatan Festival Media perdana ini menandai babak baru dalam perkembangan jurnalistik di Tanah Papua, sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme pers di wilayah timur Indonesia.

(Renaldo Tulak)