Hukum

Demo di Kejati Papua Barat Minta Kajati Usut Tuntas Kasus Korupsi di Sorong Selatan

76
×

Demo di Kejati Papua Barat Minta Kajati Usut Tuntas Kasus Korupsi di Sorong Selatan

Sebarkan artikel ini
Front Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sorong Selatan Peduli Korupsi saat melakukan demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat

BeritaPapua.co, Manokwari — Ratusan pendemo yang tergabung dalam Front Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sorong Selatan Peduli Korupsi mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat mempertanyakan sejauh mana penanganan terhadap beberapa kasus Korupsi di kabupaten Sorong Selatan.

Berikut 4 poin tuntutan pendemo yang telah diserahkan ke pihak kejaksaan tinggi Papua Barat ;

1. Mahasiswa dan Masyarakat Sorong Selatan mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam menangani tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Sorong Selatan.

2. Dengan tegas kami meminta Kejati Papua Barat untuk menindaklanjuti proses dugaan penggunaan hibah dana KONI Kabupaten Sorong Selatan yang dipertanyakan oleh ketua KONI kabupaten Sorong Selatan.

3. Kejati Papua Barat yang kami hormati, kami berharap usut tuntas penggunaan hibah bantuan pendidikan mahasiswa Sorong Selatan tahun 2019 yang di SK kan oleh Bupati Sorong Selatan namun anggaran tersebut tidak dapat tersalurkan hingga saat ini dengan jumlah mahasiswa 200 orang.

4. Kami mendukung pembersihan dugaan korupsi dana hibah yang digunakan yayasan Tipari tahun 2017-2019 senilai Rp. 8,4 Miliar, KONI tahun 2015-2021 senilai Rp. 10.525 Miliar, bantuan pendidikan tahun 2019 dan hibah MTQ tahun 2021 dan penujukan langsung rehap hotel Maratua sebesar Rp. 20 Miliar.

Empat poin tersebut telah diserahkan kepada salah satu penerima pihak kejaksaan.

Namun usai penyampaian orasi maupun aspirasi di kantor Kejaksaan Papua Barat di Manokwari pada Kamis (28/7/22) kepala Kejaksaan Tinggi tak berada di kantor.

(RT)