Info Jayapura

Anak Adat Port Numbay Minta Dilibatkan Dalam Pembangunan

42
×

Anak Adat Port Numbay Minta Dilibatkan Dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Saat melakukan demo damai sambil menyanyi membawakan lagu kampung Kayu Batu dan Kayu Pulo di depan gedung GOR Cenderawasih, Kota Jayapura (9/5/2019)
Saat melakukan demo damai sambil menyanyi membawakan lagu kampung Kayu Batu dan Kayu Pulo di depan gedung GOR Cenderawasih, Kota Jayapura (9/5/2019)

Jayapura, Beritapapua.co –  Masyarakat Adat Port Numbay (suku kampung Kayu Batu dan Suku kampung Kayo Pulo) meminta KPU Kota Jayapura memihak terhadap masyarakat dalam proses Pileg (Pemilihan Legislatif) 2019.

Sebagai kepala suku Chaay, Marthin Chaay meminta KPU Kota Jayapura menghargai hak masyarakat adat Port Numbay dalam berpolitik di wilayah adat mereka.

“Kami juga ingin terlibat dalam pembangunan. Sebab pembangunan berada di kami punya wilayah adat tapi seperti kami disepelekan dan diabaikan,” tegas Marthin Chaay.

Masyarakat adat juga mempertanyakan dimanakah Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) bagi masyarakat Papua, khususnya anak asli Port Numbay?

Sedangkan pertumbuhan orang asli Port Numbay hanya 1,36% sesuai data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura, maka dari persentase ini membuktikan bahwa orang asli Port Numbay terancam punah diatas tanahnya sendiri.

Masyarakat Hukum adat kampung Kayu Batu dan Kayo Pulo ingin adanya perubahan dalam kancah politik agar bisa berperan aktif dalam
Dinamika pembangunan di Provinsi Papua dan di Kota Jayapura.

(Redaksi)