BeritaPapua.co, Jayapura — “Dalam perayaan Natal tahun ini saya tidak open house maupun melaksanakan perayaan Natal Pemerintah Kota dan Masyarakat, apabila ada kerukunan hendak merayakan harus ada ijin dan dilaksanakan didalam gedung.”
Hal tersebut penegasan Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano dalam Rapat kebijakan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 serta Kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru 2021, di halaman parkir main hall Kantor Walikota Jayapura Distrik Jayapura Selatan, Kamis (10/12).
“Untuk tempat ibadah maupun toko mall besar harus menerapkan protokol kesehatan, tempat ibadah harus diberikan himbauan dan pengawasan ketat serta acara pernikahan juga harus diperketat dengan membatasi undangan yang hadir, selain itu juga acara pernikahan harus ada rekomendasi dari tim gugus tugas kota Jayapura dan surat ijin keramaian dari kepolisian,”ucapnya.
Walikota menuturkan, dalam perayaan natal tahun ini saya tidak open house maupun melaksanakan perayaan Natal Pemerintah Kota dan Masyarakat, apabila ada kerukunan hendak merayakan harus ada ijin dan dilaksanakan didalam gedung.
“Dalam bulan Desember 2020 ini saya harapkan tidak ada intoleran di Kota Jayapura, ini merupakan honai kita bersama dan telah terjalin toleransi antar umat beragama sehingga saya berharap kita saling menghargai dan menjaga keharmonisan yang telah kita bangun bersama, kita semua adalah satu dalam Bhineka Tunggal Ika, berbeda beda namun kita semua tetap satu,” imbuhnya.
Orang nomor di Kota Jayapura ini pun mengajak semua elemen untuk bersama-sama kita mengawal dan menjaga kamtibmas agar tetap kondusif menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Kota Jayapura.
Sementara itu ditempat yang sama Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menyampaikan kita semua hidup dalam negara hukum sehingga segala sesuatu sudah diatur berdasarkan hukum, namun keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, Undang-undang mengatur dalam orang menyampaikan pendapat di muka umum namun saat ini kita berada dalam masa pandemi sehingga dari awal kami tidak memberikan ijin demo di Kota Jayapura karena keselamatan masyarakat banyak yang kami prioritaskan.
“Dalam menyongsong perayaan hari Natal kami berharap kita semua bisa berperan menciptakan situasi keamanan agar selalu kondusif dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” Terangnya.
Lanjut Kapolresta, untuk ibadah dilaksanakan dalam gedung kami setuju karena apabila dilakukan di luar ruangan maka Jemaat yang hadir tidak bisa dibatasi dan saya berharap setiap instansi atau lembaga yang hendak melakukan kegiatan harus membuat surat ijin keramaian dan mengikuti prosedur yang ada, Kota Jayapura ini merupakan barometer papua dan kami pihak kepolisian akan tetap tegas dalam menegakkan hukum.
“Saya ucapkan terimakasih kepada para tokoh agama atas tekad dan komitmennya untuk bersama-sama bersinergis mengajak toleransi antar umat beragama dengan baik di kota Jayapura dan saya juga berharap semua tidak terpengaruh dengan isu maupun perkembangan informasi dari luar yang bisa merusak toleransi umat beragama yang sudah terjalin baik, ” Ujar AKBP Gustav.
Ia pun menambahkan saat ini beberpa daerah diluar kota Jayapura sedang melaksanakan Pilkada sehingga saya meminta agar kita menjaga situasi keamanan agar tetap terjaga.
(Resta)











