Kota Jayapura

Tingginya kasus Covid-19 di PNG, apakah jalan Tikus diperketat?

8
×

Tingginya kasus Covid-19 di PNG, apakah jalan Tikus diperketat?

Sebarkan artikel ini
apakah jalan Tikus diperketat
Daerah perbatasan RI - PNG di Skouw (Istimewa)

BeritaPapua.co, Kota Jayapura – Disinggung oleh wartawan soal tingginya kasus Covid-19 di PNG dan Untuk jalan tikus (Perbatasan RI – PNG) di Moso dan Skouw apakah akan diperketat?.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan bahwa untuk jalur masuk keluar perbatasan RI – PNG telah ditutup namun tidak untuk jalan-jalan tikus masih tetap dibuka karena masih ada pertimbangan-pertimbangan khusus terkait ekonomi masyarakat.

“Pemerintah provinsi Papua, lewat dinas perbatasan sudah menutup jalur masuk keluarnya perbatasan. Tapi jalan-jalan tikus itu masih dibuka, karena kita punya pertimbangan- pertimbangan, karena masyarakat di kampung-kampung sekitar itu mereka juga membutuhkan bahan makanan dari pasar-pasar yang ada didaerah perbatasan (Skouw).

Dengan bahan pertimbangan terhadap ekonomi masyarakat yang bergantung pada pasar-pasar yang ada diwilayah perbatasan Skouw, Tomi Mano merasa iba terhadap Ekonomi didaerah tersebut.

“Kita juga memikirkan kehidupan ekonomi mereka yang terpuruk masalah pandemic Covid ini. Mereka berketergantungan sepenuhnya pada pasar-pasar kita yang ada di perbatasan. Kalau kita tutup, kasihan,” Ungkapnya.

Namun Ia juga mengatakan, jalur tikus tetat dibuka tetapi juga akan selektif dalam mengontrol keluar masuk barang di jalur-jalur tikus tersebut.

“Masalah perut mereka. Jadi jalan tikus itu dibuka untuk mereka. Dan juga selektif. Dan juga tidak ada barang-barang haram yang masuk seperti ganja dan hal-hal terlarang lainnya,” tegasnya.

(Red)