Berita Papua, Jayapura — Sebuah tindak pencurian dengan kekerasan (curas) dialami seorang pria paruh baya, Heriyanto (48), di Jalan Baru Otonom, Distrik Abepura, Jumat (3/10/2025) siang.
Korban tidak hanya kehilangan harta benda, tetapi juga mengalami penganiayaan oleh 2 orang pelaku.
Berdasarkan keterangan Heriyanto kepada polisi, kejadian berawal saat ia singgah untuk buang air kecil usai pulang dari Pasar Youtefa. Saat itu, 2 pria tak dikenal mendekati dan mengajaknya berbicara dengan akrab.
“Tiba-tiba datang dua pria yang tidak saya kenal dan mengatakan, ‘Bisa pakai mobil ke demta (demo) kah?’. Saya jawab tidak bisa,” ujar Heriyanto menceritakan kronologis kejadian.
Salah satu pelaku rupanya bertugas mengalihkan perhatian, sementara pelaku lainnya diam-diam mengambil tas pinggang milik Heriyanto yang berada di dalam mobil. Korban baru menyadari kehilangan setelah kedua pelaku pergi dan ia melihat tasnya dibawa salah satu dari mereka.
Heriyanto lalu mengejar ke-2 pelaku yang mengendarai sepeda motor, dari kawasan Jembatan Ring Road hingga sampai di Jalan Hamadi Pantai, Distrik Jayapura Selatan. Di lokasi itu, terjadi perdebatan saat korban menagih tasnya.
“Keduanya menyangkal dan terjadi perdebatan hingga saya dipukul menggunakan satu buah kayu dan satu buah batu oleh kedua pelaku,” tuturnya.
Akibat penganiayaan itu, Heriyanto tidak mampu berdiri. Salah satu pelaku berhasil melarikan diri, namun beruntung pada saat yang sama, patroli Polresta Jayapura Kota dan Tim Resmob yang sedang melakukan pemantauan keamanan melintas di lokasi.
Atas teriakan warga yang meminta bantuan, personel polisi sigap mengejar dan berhasil menangkap satu pelaku yang masih berada di sekitar TKP.
Heriyanto mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan sigap pihak kepolisian.
“Semoga ke depan Polisi semakin memuaskan dan membanggakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pemburuan terhadap pelaku ke-2 yang berhasil melarikan diri.
(Redaksi)











