BeritaPapua.co, Jayapura — “Karena 100 tahun pun kita tidak akan pernah dapat kesempatan. Saya lihat PON ini merupakan salah satu kebangkitan olahraga di ufuk timur Indonesia, kenapa?. Kalau tanpa PON kita tidak akan pernah bisa dapat venue-venue standar internasional.”
Demikian hal tersebut disampaikan Sekertaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya usai melakukan rapat Koordinasi, Komunikasi dan Persiapan atlit bersama Klaster PON kabupaten Jayapura, di Kota Jayapura, Senin (31/5).
Sisa waktu 3 bulan jelang PON XX, sehingga Kata Kenius perlu melakukan koordinasi bersama Klaster PON untuk tetap selalu kompak.
“Jadi sukses PON itu, sukses bersama. Perlu kita lakukan koordinasi-koordinasi sehingga kita bisa kompak dalam segala hal,” tuturnya
Ia berharap setiap Pemerintah dan KONI di Kota maupun kabupaten-kabupaten Klaster PON selalu memberikan support, dukungan, doa, motivasi, semangat sehingga atlit selalu mendapatkan perhatian.
“KONI dan Pemerintah Daerah juga memberikan dukungan doa, motivasi, semangat kepada atlit dari kabupaten Jayapura, begitu juga dari kabupaten lain, Kota Jayapura, Merauke dan Timika,” pinta Kenius.
Untuk perhargaan terhadap atlit-atlit berprestasi, Kenius menjelaskan mengenai hal itu merupakan kewenangan dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Terkait penolakan menyelenggarakan PON dari Klaster Kota Jayapura, kini muncul penolakan dari Klaster PON Timika, namun Kenius berpendapat, mari kita bersama-sama berkoordinasi dengan baik.
“Kita mempertontonkan sesuatu yang sebenarnya kurang bagus. Kita seharusnya menjadi tuan rumah yang baik, mempersiapkan dengan baik, tidak perlu ada kegaduhan. Kalau ada hal-hal yang kurang, marilah kita berkoordinasi dengan baik,” ungkap Sekum Kenius Kogoya.
Sehingga Kenius mengungkap bahwa PON memberikan dampak multiefek dari berbagai segi untuk masyarakat Papua.
“Saya kira PON ini memberikan dampak yang luar biasa, multiefek dari berbagai segi, jadi marilah kita dukung sama-sama, 100 tahun lagi belum tentu kita menjadi tuan rumah,” ucapnya.
Namun Ia berpendapat bahwa kita adalah orang-orang bersejarah yang berkesempatan menggelar PON tahun 2021 sehingga mari bersama-sama mensukseskannya.
“Ada kekurangan dimana-mana itu biasa karena kesempurnaan itu hanya milik Tuhan, Bicara sama-sama, carikan solusi sama-sama, tidak usah saling baku sikut, tidak usahlah. Kita duduk sama-sama bicarakan,” pungkasnya.
(RT)











